Siap Berangkat Tahun 2024, 366 JCH Asal Kabupaten OKI Telah Lunasi Biaya Haji

KAYUAGUNG, SUMEKS.CO – Sebanyak 366 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) telah melunasi melunasi biaya haji untuk keberangkatan menunaikan ibadah haji tahun 2024 ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten OKI, H Syarip SAg melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Drs H Mutawalli MPdi mengatakan, dari 366 JCH telah melunasi biaya haji dimana sebelumnya juga telah melaksanakan istithaah kesehatan.

“Dari ratusan calon jamaah haji yang sudah lunasi biaya haji ini sudah melaksanakan pemeriksaan istithaah kesehatan. Hasilnya bagus atau baik, sehingga diperbolehkan melunasi,” terang Mutawalli, saat dikonfirmasi, SUMEKS.CO, Minggu 4 Februari 2024.

Dia menjelaskan, istithaah kesehatan untuk JCH asal Kabupaten OKI ada sebanyak 342 orang reguler dan 101 orang cadangan yang telah selesai. Hanya ada 1 orang yang tidak istithaah.

“Pada saat pelunasan biaya haji dari yang selesai istithaah kesehatan ada sebanyak 366 orang. Jumlah yang melunasi biaya sampai saat ini,” jelasnya.

Lanjut dia, sisa dari JCH yang telah selesai istithaah kesehatan dan diwajibkan untuk melunasi biaya haji ditunggu hingga 12 Februari 2024 untuk tahap pertama.

Disampaikan Mutawalli, untuk kuota JCH Kabupaten OKI keberangkatan tahun 2024 berjumlah 407 orang reguler dan 190 orang masuk cadangan.

“Untuk keberangkatan ibadah haji tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Yakni dimana JCH dilakukan Istithaah kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) terlebih dahulu,” ungkapnya.

BACA JUGA:The History of Cut Gambang, Putri Cut Nyak Dien yang Gagah Berani Menentang Penjajahan

Kemudian, barulah setelah hasilnya diketahui yaitu bagus atau sehat dan memenuhi. Maka JCH diperbolehkan melunasi biaya haji untuk keberangkatan ibadah haji.

Mengenai dalam pelunasan biaya haji yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia, bahwasanya JCH harus memenuhi Istithaah kesehatan dari Dinkes terlebih dahulu.

Nantinya, sambung Mutawalli, apabila hasil Istithaah kesehatan diumumkan, JCH diwajibkan melakukan pelunasan biaya haji. Untuk Istithaah kesehatan merupakan persyaratan untuk melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 1445 H/2024 M.

“Syarat Istithaah kesehatan ini sebagaimana diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 83 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembayaran Bipih tahun ini,” ungkapnya.

12»

Untuk diketahui, dikatakan Mutawalli, tahun ini untuk memenuhi syarat Istithaah Kesehatan menjadi salah satu persyaratan bagi jemaah yang masuk alokasi kuota keberangkatan untuk melunasi Bipih.

Disampaikan Mutawalli, pelunasan biaya haji tahap pertama diperuntukkan bagi jemaah haji masuk alokasi kuota keberangkatan pada musim haji tahun berjalan. Barulah prioritas jemaah haji reguler lanjut usia dan jemaah haji reguler cadangan.

“Kita mengimbau jamaah untuk segera melakukan pelunasan. Untuk itu, perlu segera melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Sebab, istithaah kesehatan haji mulai tahun ini menjadi syarat pelunasan,” tegasnya.

Adapun, calon jamaah haji melakukan pembayaran Bipih pada Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih yang sama dengan awal. Dimana untuk pembayaran Bipih jemaah haji embarkasi Palembang yaitu sebesar Rp53. 943.134 dikurangi setoran awal Rp25.000.000 berarti biaya pelunasan Rp28.943.134.

Diungkapkan Mutawalli, untuk saat JCH Kabupaten OKI, pada awal Desember 2023 lalu telah melakukan perekaman biometrik visa hingga Januari 2024 ini.

“Petugas dalam pelaksanaan perekaman biometrik ini adalah dari penyelenggara Haji dan umrah Kemenag OKI sendiri yang telah mendapatkan pelatihan dan pembinaan sejak digunakannya sistem Bio Visa,” papar Mutawalli.

Lanjut dia, Visa sendiri merupakan salah satu dokumen perjalanan legalitas berada di luar negeri selain paspor.

“Alhamdulillah saat perekaman biometrik kepada JCH  berjalan lancar tanpa kendala, InsyaAllah di Januari  selesai semua,” ucapnya.

Mutawalli berpesan, kepada JCH OKI yang akan berangkat ke tanah Suci Makkah 2024 diminta untuk tetap menjaga kondisi kesehatan dengan baik, sehingga saat berangkat tetap dalam kondisi kesehatan yang prima.

“Terpenting selalu mengikuti bimbingan manasik haji yang dilaksanakan pada Februari ini,” tutupnya.

Pos terkait