Otak Pelaku Pembunuhan Pegawai Koperasi Jadi Target Polisi, Perannya Sadis!

Polisi terus memburu satu pelaku lagi yang masih merupakan keponakan istri otak pelaku yang ikut berperan sadis.-Foto: Deni Kurniawan/sumeks.co -
Polisi terus memburu satu pelaku lagi yang masih merupakan keponakan istri otak pelaku yang ikut berperan sadis.-Foto: Deni Kurniawan/sumeks.co -

PALEMBANG, SUMEKS.CO – Polisi Masih terus memburu satu orang pelaku lagi yang ikut menghabisi nyawa pegawai koperasi secara sadis Anton Eka Saputra.

Seorang pelaku yang masuk target itu merupakan keponakan dari istri tersangka Anton, yang merupakan otak pelaku pembunuhan berencana ini.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Suggihartono menegaskan, pihaknya menargetkan pelaku berinisial KV itu ditangkap dalam waktu 1 bulan.

Hal ini disampaikannya saat menggelar pres rillis di Lobby Mapolrestabes Polrestabes Palembang, Senin 1 Juli 2024 sore.

“DPO berinisial KV merupakan keponakan dari istri pelaku Antoni,” kata Kapolrestabes Palembang kepada awak media.

Untuk perannya cukup sadis dalam kasus ini yakni menghantam kepala korban menggunakan kunci pas sebanyak lima kali.

Otak pelaku pembunuhan sadis terhadap pegawai koperasi saat tiba di Bandara Palembang. Antoni dua kali hampir lolos saat dilakukan penangkapan di Padang.-Foto: edho/sumeks.co-
Otak pelaku pembunuhan sadis terhadap pegawai koperasi saat tiba di Bandara Palembang. Antoni dua kali hampir lolos saat dilakukan penangkapan di Padang.-Foto: edho/sumeks.co-

“Bahkan di saat aksinya itu, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Untuk semua jajaran saya minta harus berhasil mengungkap atau menangkap satu DPO lagi yakni KV, semua identitas tentang KV sudah kita ketahui hanya tinggal menunggu waktu saja untuk KV ditangkap,” tegasnya.

Dijelaskannya, untuk istri pelaku Antoni dalam hal ini tidak terlibat apa-apa, dirinya baru mengetahui bahwa suaminya yakni pelaku Antoni adalah seorang pembunuh saat banyaknya netizen yang berkomentar miring di akun Instagram pribadinya.

“Motif kasus ini tidak lain hanyalah sakit hati terhadap korban, dimana hutangnya yang hanya Rp5 juta menjadi Rp 24 juta. Singkat cerita hal ini lah yang menimbulkan rasa kekecewaan yang pada akhirnya terjadi perdebatan antara pelaku dan korban hingga terjadilah pembunuhan berencana tersebut,” katanya.

Sebelumnya, Adi (23) adik kandung almarhum Anton Eka Saputra (25) korban pembunuhan yang jasadnya dikubur dan dicor di belakang Distro Anti Mahal mengaku terus didatangi oleh korban lewat mimpi.

“Dari awal sebelum tertangkapnya pelaku Antoni, otak dalam peristiwa tragis ini. Kakak kandung saya itu selalu mencoba datang menemui saya lewat mimpi. Meskipun hanya diam saja tetapi seakan almarhum ingin memberitahukan sesuatu,” jelasnya saat dibincangi SUMEKS.CO di depan Mapolrestabes Palembang, Senin 1 Juli 2024.

“Kakak saya seakan ingin memberitahu kepada kami pihak keluarga suatu hal. Namun setelah pelaku Antoni ini berhasil ditangkap polisi, almarhum sampai saat ini tidak pernah lagi datang menemui saya lewat mimpi,” tambahnya.

Sebelumnya, Adi (23) adik kandung almarhum pegawai koperasi yang menjadi korban pembunuhan yang jasadnya dikubur dan dicor mengaku terus didatangi oleh korban lewat mimpi.

“Dari awal sebelum tertangkapnya pelaku Antoni, otak dalam peristiwa tragis ini, kakak kandung saya itu selalu mencoba datang menemui saya lewat mimpi. Meskipun hanya diam saja tetapi seakan almarhum ingin memberitahukan sesuatu,” jelasnya saat dibincangi SUMEKS.CO di depan Mapolrestabes Palembang, Senin 1 Juli 2024.

“Kakak saya seakan ingin memberitahu kepada kami pihak keluarga suatu hal. Namun setelah pelaku Antoni ini berhasil ditangkap polisi, almarhum sampai saat ini tidak pernah lagi datang menemui saya lewat mimpi,” tambahnya.

Polrestabes Palembang akan merilis ungkap kasus pembunuhan sadis dengan menghadirkan langsung tersangka Antoni.

Rilis ungkap kasus itu akan digelar di Mapolrestabes Palembang pada Senin 1 Juli 2024 siang.

Otak pelaku pembunuhan sadis terhadap pegawai koperasi dengan tangan diborgol dilapisi jaket membawa tas ransel dikawal ketat tim gabungan saat tiba di Bandara SMB II Palembang.-Foto: edho/sumeks.co -
Otak pelaku pembunuhan sadis terhadap pegawai koperasi dengan tangan diborgol dilapisi jaket membawa tas ransel dikawal ketat tim gabungan saat tiba di Bandara SMB II Palembang.-Foto: edho/sumeks.co –

Gelar yang nantinya dilaksanakan sekitar Pukul 15.00 WIB sore di Lobi Mapolrestabes Palembang akan langsung dipimpin oleh Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Suggihartono.

Di sela persiapan Kasat Reskrim Polrestabes Palembang kepada SUMEKS.CO mempertegas bahwa untuk seorang pegawai wanita yang kemarin dibekuk di Kabupaten Empat Lawang saat masih berstatus saksi.

“Ya perempuan kemarin ditangkap Polda saat ini masih berstatus saksi. Untuk gelar kali ini nantinya akan langsung dipimpin oleh Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Suggihartono,” katanya.

Sebelumnya pelaku Antoni tiba di Polrestabes Palembang dengan mengenakan baju kaos hitam sambil kedua tangan terborgol, Sabtu 29 Juni 2024 sekitar pukul 19.17 WIB.

Tanpa banyak berbicara pelaku langsung dibawa petugas menuju ruang pemeriksaan Satreskrim Unit Pidum Polrestabes Palembang.

Menurut keterangan salah satu anggota reserse yang terlibat langsung penangkapan terhadap pelaku di Kota Padang Sumatera Barat, pelaku sempat dua kali mencoba kabur karena merasa curiga dirinya sudah dibuntuti oleh petugas.

“Pelaku ini tergolong gesit, dia sudah dua kali hampir lolos saat kami melakukan pengintaian. Kami sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan mobil yang dikendarai pelaku, pelaku ditangkap di sebuah jalan yang berada di kawasan Solok menuju ke arah Jambi,” ujar anggota yang namanya enggan disebut ini.

Pos terkait