MA Tolak Kasasi Dosen Cabul Unsri Reza Ghasarma, Tetap Jalankan Hukuman 4 Tahun Penjara

Palembang,Detiksumsel.com — Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan  Reza Ghasarma, dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) fakultas Ekonomi yang melakukan pencabulan terhadap mahasiswinya tahun lalu. Dalam putusan MA tersebut, Reza tetap menjalani hukuman empat tahun penjara sesuai putusan banding yang dilakukannya ke Pengadilan Tinggi (PT) Palembang.

Kuasa Hukum korban, Reza Ghasarma membenarkan informasi terkait putusan MA tersebut. Menurutnya putusan tersebut merupakan hasil yang maksimal dan menganggap putusan itu merupakan yang terbaik.

“Benar kami dikabarkan oleh jaksa bahwa kasasi yang diajukan terdakwa Reza Ghasarma di tolak Mahkamah Agung RI,” ungkap Sayuti Rembang, Sabtu (21/1/2023).

Menurut Sayuti, pihaknya sampai hari ini belum menerima dokumen hasil putusan MA secara utuh. Meski lebih ringan dari putusan sidang di Pengadilan Negeri Palembang yang menjerat terdakwa dengan 8 tahun penjara, pihak kuasa hukum tetap menerima keputusan MA itu.

“Terdakwa tetap menjalani hukuman selama empat tahun,” ujarnya.

Dengan adanya putusan kasasi tersebut, mewakili para korban Sayuti berharap Unsri dapat tegas untuk tidak memberi ruang kepala pelaku pelecehan seksual. Hal ini dilakukan untuk menjaga nama baik civitas akademik dan mencegah adanya korban lain.

“Semoga putusan ini menjadj pelajaran dan efek jera bagi tenaga pendidik untuk tidak melakukan tindak pidana semacam itu lagi, dan mencoreng dunia pendidikan,” bebernya.

Hasil putusan PT Palembang nomor 123/PID/2022/PT Palembang menerima permintaan banding dari Jaksa Penuntut Umum dan terdakwa. Memperbaiki putusan Pengadilan Negeri Palembang Nomor 186/Pid.B/2022/PN Palembang.

Reza terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana yang menjadikan orang lain sebagai obyek, atau model yang mengandung muatan pornografi sebagai gabungan beberapa kejahatan.

PT Palembang menjatuhkan pidana empat tahun dan denda sejumlah Rp500 juta, dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama dua bulan. Terdakwa Reza dilaporkan tiga mahasiswi Unsri yang mendapatkan pelecehan seksual secara verbal ke Polda Sumsel akhir tahun 2021 lalu.

Terdakwa Reza mengirimkan pesan singkat berisikan pesan teks melecehkan korban dan mengajak korban untuk melakukan panggilan video seks. Tak sampai di sana, terdakwa juga menyuruh korban membuka pakaian dalam bagian atas, selanjutnya membayangkan tubuh korban.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *