Keluarga Ungkap Penyebab Wali Murid Ketapel Mata Guru Hingga Buta di Rejang Lebong Menyerahkan Diri ke Polisi

Wali Murid tersangka pelaku penganiayaan Zaharman Guru SMA di Rejang Lebong inisial AJ menyerahkan diri ke polisi setempat Sabtu 5 Agustus 2023. Tampak raut menyesal saat kedatang AJ ke kantor polisi.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya AJ diduga menyerang salah seorang guru dengan menggunakan ketapel hingga membuat korban mengalami kebutaan. Sebelum menyerahkan diri AJ sempat bersembunyi beberapa hari.

Tampak keluarga AJ juga ikut mendampingi dengan berlinang air mata merasa tak percaya apa yang sudah dilakukan oleh AJ.

Bacaan Lainnya

Pria 43 tahun warga Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang, itu langsung diperiksa intensif polisi terkait perbuatannya terhadap Zarahman (58) guru SMA Negeri Rejang Lebong, Bengkulu.

Ternyata penyerahan diri pelaku ini berkat pendekatan humanis yang dilakukan pihak kepolisian kepada keluarga pelaku.

Hingga akhirnya pihak keluarga bersedia menyerahkan pelaku AJ.

Kakak pelaku, Hendri Yanto membenarkan hal tersebut.

Hendri Yanto yang dikenal dengan panggilan Yon ini menceritakan, sang adik yakni AJ menyerahkan diri setelah adanya komunikasi antara pihak keluarga dengan kepolisian.

Pihak kepolisian menjamin akan keselamatan AJ dan hal-hal lainnya.

Maka dari itulah setelah berdiskusi, pihak keluarga menyerahkan AJ dengan kondisi sehat.

“Jadi kami menyerahkannya, dengan catatan menjamin keselamatan dan hal-hal lainnya,” kata Yon.

Zaharman (58), guru SMAN di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu dianiaya pakai ketapel oleh orang tua atau wali murid, Selasa (1/8/2023).

Ia tidak hanya mengalami penganiayaan dengan cara diketapel, namun juga sempat diancam menggunakan Senjata Tajam (sajam).

Zaharman warga Simpang Beliti Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong, masih harus mendapat perawatan intensif akibat luka diketapel di Rumah Sakit Ar Bunda Kota Lubuklinggau.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *