Siswa SMK Ganesa Satria Demo, Tuntut Perpanjang SK Guru

Puluhan siswa SMK Ganesa Satria 4 Kedu, Temanggung melakukan unjuk rasa di sekolahnya, Selasa (4/7/2023). Mereka menuntut agar yayasan tidak memberhentikan atau tetap memperpanjang SK beberapa guru.

Siswa beramai-ramai membawa spanduk yang telah dicorat-coret dengan pilox di halaman sekolah. Salah satu siswa berinisial A meminta kepada yayasan agar tetap memperpanjang SK sejumlah guru. Karena beberapa waktu lalu yayasan tidak memperpanjang SK.

Padahal para guru yang tidak mendapat perpanjangan SK ini sudah berjuang sejak sekolah berdiri pada 2008. “Kita ingin agar guru-guru yang sudah berjuang ini tetap mengajar di sini. Mereka dulu juga banyak berperan mengembangkan sekolah dan mencari murid,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Selasa (4/7/2023).

Bacaan Lainnya

Dalam aksi tersebut, mereka juga mencoret-coret ruang yayasan menggunakan pilox. Mereka menguasai ruang yayasan dan membuat ruangan tersebut berantakan. Hingga beberapa perabot mengalami kerusakan. Bahkan, meja-meja tidak beraturan, tidak pada tempatnya. Laptop yang berada di ruang tersebut juga tidak terlihat. Saat ditemui di lokasi, kepala sekolah belum bersedia memberi keterangan atas aksi tersebut.

Ketua pengurus Yayasan SMK Ganesa Satria 4 Kedu Temanggung, Kusuma Dwijayanti mengungkapkan, pihaknya melakukan penilaian secara internal. Kemudian menyampaikan yang menjadi keputusan bersama. Yayasan sekolah ini adalah cabang, dan pusatnya berada di Depok. Ketika SK guru tidak perpanjang, yayasan sudah memiliki pertimbangan atas keputusan tersebut.

“Jadi bukan pemecatan tanpa alasan. Cuma, dengan kejadian seperti ini, kita mencoba untuk banding dan mediasi. Kami akan melakukan mediasi antara guru dan yayasan pada Kamis,” ungkapnya.

Menurut dia, ada sekitar 60 karyawan dan guru yang tidak diperpanjang SK-nya. Sedangkan yang sudah disampaikan melalui kepala sekolah ada 4 guru. Sebelum ada keputusan tersebut, yayasan telah melakukan audit terkait kinerja guru. “Kita memutuskan seperti ini tidak serta merta langsung memutuskan, tapi sudah ada beberapa sesi rapat dengan beberapa dewan pembina,” tambahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *