TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS — Polres Musi Rawas (Mura) Polda Sumsel menyiapkan pengamanan demi mendukung kelancaran pencoblosan surat suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024.
Di Musi Rawas tercatat ada 8 TPS yang dikategorikan sangat rawan sehingga Polres Musi Rawas sudah menyiapkan strategi pengamanan.
Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi mengatakan mengatakan, pada pemilu 2024 ini, setidaknya ada 355 personil internal Polres Musi Rawas yang diturunkan untuk melakukan pengamanan di TPS di wilayah Musi Rawas.
Tak hanya itu, lanjut Kapolres, Polres Musi Rawas mendapat bantuan BKO dari TNI sebanyak 30 personil, yang akan melakukan pengamanan di Mako Polres sampai dengan pelaksanaan pemilu selesai.
“Termasuk juga BKO dari Brimob ada sebanyak 60 personil. Mereka akan standby di Musi Rawas, tapi untuk teknisnya masih akan dibahas lagi. Ada juga BKO dari Samapta Polda Sumsel sebanyak 54 personil juga akan hadir ke Musi Rawas,” kata Kapolres dalam apel pergeseran pasukan dalam rangka Pam Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024, pada Minggu (11/02/2024) pagi.
anannya sendiri sambung Kapolres, nanti diwajibkan H-1 personil pengamanan sebanyak 355 sudah ada di desa atau seputaran TPS.
“TPS di Musi Rawas ada 1.194 TPS yang tersebar di 186 Desa dan 13 Kelurahan di 14 Kecamatan,” jelas Kapolres.
Ditambahkan Kapolres, untuk teknis pengamananya pada saat hari pemungutan suara, seluruh anggota Polri, Linmas dan dibantu anggota Babinsa di lapangan, akan melakukan pengamanan di luar TPS.
“TPS di Musi Rawas ini sudah kita bagi, ada TPS rawan, sangat rawan dan TPS kurang rawan,” ungkap Kapolres.
Khusus untuk TPS sangat rawan, nantinya akan ditempatkan 2 personil dan 2 linmas. Sedangkan di Musi Rawas ada 8 TPS yang dikategorikan sangat rawan.
“Salah satunya di TPS Sri Pengantin Desa Pasenen Kecamatan STL Ulu Terawas, karena itu lewatnya hanya pakai jalur air. Jadi kita geserkan personil H-1 termasuk juga logistik,” tegas Kapolres.
Selain Sri Pengantin, ada 7 wilayah lain di Kecamatan Muara Lakitan yang juga dikategorikan sangat rawan, yakni Desa Mukti Karya, Bumi Makmur, Lubuk Pandan, Pian Raya, Pelita Jaya, Semangus Lama dan Desa Sindang Laya.
“Untuk TPS sangat rawan akan dikawal 2 personil Polri dan 2 personil Linmas. Tapi ada juga, ada juga 2 personil bertanggung jawab di 8 TPS, tapi kalau Linmas di setiap TPS ditempatkan 2 personil,” tutup Kapolres.












