Mengetahui hal itu, KTT PT NAL kemudian memerintahkan kepala lubang untuk memeriksa ke dalam.
Penyebab ledakan
Terkait penyebab pasti dari ledakan, Dedi mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki.
Namun, dugaan sementara berupa lubang yang mengandung gas metana dan terdapat beberapa reruntuhan akibat letupan kecil dari dalam.
Senada, Octavianto juga menuturkan, ledakan diduga akibat tingginya kandungan gas metana atau hidrokarbon paling sederhana yang berwujud gas dengan rumus kimia CH4.
Korban ledakan tambang batu bara di Sawahlunto
Dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Jumat (9/12/2022), Octavianto mengatakan bahwa semula 12 orang dilaporkan berada di dalam lubang.












