Berikan Pelayanan Maksimal ke Masyarakat, Polres Ogan Ilir Terima Penghargaan dari Ombudsman RI

OGAN ILIR, SUMEKS.CO – Polres Ogan Ilir, menerima Piagam Penghargaan Penganugerahan Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023.

Penghargaan yang diberikan Ombudsman Republik Indonesia ini, diterima langsung oleh Kapolres Ogan Ilir, AKBP Andi Baso Rahman, di salah satu hotel di Kota Palembang.

Terhadap penghargaan ini, Kapolres Ogan Ilir merasa sangat bangga, karena upaya Polres Ogan Ilir dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat berbuah manis.

“Pastinya banggalah dengan penghargaan ini, karena memang Polres Ogan Ilir bertekad memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat Ogan Ilir,” ungkapnya, Kamis, 25 Januari 2024.

Kendati demikian, Kapolres Ogan Ilir, tidak ingin hanya berpuas diri atas penghargaan ini. Justru, penghargaan ini harus dijadikan motivasi untuk meningkatkan pelayanan.

“Bangga boleh, tapi tidak lantas harus berpuas diri. Kepada seluruh personel Polres Ogan Ilir dan jajaran, jadikan ini sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik,” pintanya.

Pemberian penghargaan ini, juga dihadiri langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo. Menurut Kapolda, kepolisian itu dituntut untuk lebih transparan dan akuntabel.

“Terutama dalam menjalankan tugas pokok yang telah diamanahkan,” tegasnya.

Kemudian, kepolisian juga harus selaras dengan program kebijakan yang telah digariskan pemerintah, khususnya terkait dengan penerapan Reformasi Birokrasi.

“Kami menyadari sepenuhnya, bahwa baik dan buruknya pelayanan Polri kepada masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan berada di tangan Polda Sumsel,” sebutnya.

Ditambahkan Kapolda Sumsel, harapan masyarakat saat ini terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik sangat besar.

“Karena Polri dituntut untuk mampu memberikan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, murah, terjangkau dan terukur,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel mengucapkan selamat atas pencapaian seluruh Polres dan personel, penghargaan ini hendaknya dijadikan dorongan support bagi satker lainnya.

Untuk diketahui, pembangunan Zona Integritas (ZI) di satuan kerja (satker) kepolisian merupakan salah satu kegiatan utama.

Diantara kegiatan utama itu tentunya pada sasaran strategis, terciptanya tata kelola pemerintahan digital yang lincah, kolaboratif dan akuntabel.

Indikatornya adalah tingkat perolehan satker kepolisian yang mendapat predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).

Pos terkait