“Kami dengan pengurus RW sudah memberikan laporan ke Aetra, bahkan sampai ke YLKI,” jelas Rafli.
Dihubungi secara terpisah, Manager Corporate & Customer Communication PT Aetra Air Jakarta Astriena Veracia menjelaskan permasalahan air bersih tersebut.
Menurut Astriena, terdapat sejumlah titik kebocoran pipa yang memengaruhi suplai air di wilayah Rawa Badak, Jakarta Utara.
“Saat ini Aetra melakukan peningkatan suplai air dengan beberapa cara, yaitu merehabilitasi jembatan pipa, monitoring zona meter, dan menginvestigasi simulasi jalur pipa dan katup air pada area-area yang berpengaruh terhadap peningkatan suplai air,” kata Astriena.
Astriena pun memastikan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya perbaikan terkait permasalahan suplai air di wilayah tersebut.












