“Dari waktu ke waktu kondisi psikologis pengungsi, terutama anak-anak semakin membaik,” ujar dia.
“Selain kondisi psikis, kondisi kesehatan pengungsi di sektor ini termonitor juga baik. Kita ada punya layanan kesehatan dan fasilitas lainnya,” Hermanto menambahkan.
Hermanto menyampaikan, TNI AL menerjunkan 700 prajurit yang disebar ke sejumlah lokasi untuk membantu penanganan pascagempa dan pemulihan korban terdampak.
“Semoga Cianjur bisa cepat pulih kembali,” ucap Hermanto.
Sementara itu, dikutip dari Tribun Jabar, beberapa anak takut dengan gempa susulan.
“Beberapa anak masih merasa takut karena teringat akan peristiwa tersebut, apalagi beberapa kali masih terjadi gempa susulan walaupun kecil,” kata Wakil Ketua Kelompok Kerja Bakti Polda Metro Jaya Cianjur, AKBP Iver Mannosoh dalam keterangannya.












