Surabaya – Tim dokter forensik menyebutkan, dua korban tragedi Kanjuruhan mengalami pendarahan hebat di rongga dada.
Penyebab kematian itu ditemukan tim dokter setelah mengotopsi jenazah adik kakak Natasya Debi Ramadani (16) dan Naila Debi Anggraini (13).
Ketua Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) Cabang Jatim Nabil Bahasuan mengatakan, pada jenazah Natasya ditemukan sejumlah tulang iga yang patah
“Dan di sana ditemukan perdarahan yang cukup banyak. Sehingga itu menjadi sebab kematiannya,” kata Nabil usai FGD kasus Tragedi Kanjuruhan di Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Surabaya, Rabu (30/11/2022).












