Menurut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, diperkirakan terdapat 44 juta masyarakat yang akan melakukan perjalanan di masa Natal dan Tahun Baru.
Menurut Muhadjir, pada tahun ini, sebanyak 16,35 persen penduduk akan memanfaatkan libur Natal dan Tahun Baru untuk melakukan perjalanan.
Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan momen Natal dan Tahun Baru 2021, tetapi lebih rendah daripada 2019.
“Angka ini lebih tinggi sedikit dibanding Nataru tahun 2021 karena 2021 itu hanya 13 persen, tetapi lebih rendah dibanding Nataru tahun 2019, karena 2019 itu yang melakukan libur itu sekitar 55 persen,” kata Muhadjir.












