Banjir Bandang di Sukabumi, Sungai Cibareno Meluap, Puluhan Rumah Terendam dan Terancam Hanyut

Air meluap dari sungai itu akibat tidak adanya perbaikan terhadap tanggul yang berada di Kampung Cilumayan, sehingga berakibat fatal bagi masyarakat.

“Ini kesekian kalinya banjir bandang akibat meluapnya sungai Cibareno dahulu pernah terjadi juga. Informasi dihimpun oleh kami tahun 1995 bahkan lebih parah. Padahal kejadian ini sangat mengancam warga yang jumlah penduduknya di sini (Kampung Cilumayan) sekitar 450 orang, dengan jumlah 160 KK di sini,” katanya.

“Sebetulnya langkah dari desa sudah berusaha mengajukan pembangunan tanggul, melalu proposal kedinas terkait, melalui rekomendasi dari pak camat, ke kabupaten dan provinsi, sebetulnya itu dari awal tahun 2020 kejadian ini tetapi tidak ada respon dari pihak pemerintah baik dari kabupaten maupun provinsi maupun pusat,” jelasnya

Bacaan Lainnya

Pihaknya pun mengimbau kepada warga lainnya untuk tetap mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Apabila sudah mengacam kondisinya segera menyelamatkan diri.

“Imbauan pada saat sekarang ini, karena intensitas hujan masih besar di wilayah utara, kepada warga tetap berjaga-jaga.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *