Makan Durian Bareng Anies Baswedan, Sekretaris Gerindra Sumut Dipanggil Mahkamah Partai

Langkah DPP Partai Gerindra yang memanggil tiga kadernya gara-gara, Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman berfoto bareng bakal calon presiden 2024 Partai NasDem Anies Baswedan sedang makan durian, disesalkan Arief Poyuono. Ya, Arief Poyuono merupakan mantan wakil ketua umum DPP Partai Gerindra.

Foto Aulia Rachman dengan saat makan durian di Medan, sebelumnya viral di media sosial. Tiga orang kader partai dipanggil Majelis Kehormatan Partai (MKP) ke Jakarta untuk klarifikasi. Mereka adalah Ketua DPD Gerindra Sumut Gus Irawan Pasaribu, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan Ikhwan Ritonga, dan Aulia Rachman.

Arief Poyuono menilai tindakan Gerindra melalui MKP itu seharusnya tidak perlu dilakukan. “Seharusnya sih, itu wakil wali kota Medan yang menemani Anies di Medan enggak perlu dipanggil ke mahkamah partai,” ucap Arief. Dia menilai tindakan MKP Gerindra itu justru bakal menguntungkan eks gubernur DKI Jakarta secara politik.

“Malah makin membesarkan Anies Baswedan nantinya. Saya juga enggak setuju tuh (Aulia dipanggil),” tegasnya. Arief yang juga ketua umum FSP BUMN Bersatu tidak setuju atas tindakan partainya tersebut.

“Makin Anies diproteksi dan di-bully di mana-mana, malah menciptakan simpatik pada Anies,” ucap Arief Poyuono.

Majelis Kehormatan Partai (MKP) Gerindra mengakui sudah memanggil Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman untuk klarifikasi soal foto bareng Anies Baswedan. Aulia Rachman diklarifikasi karena menjabat sekretaris DPD Gerindra Sumatera Utara (Sumut).

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman, Aulia dipanggil setelah fotonya bareng Anies viral di media sosial. Habiburokhman mengatakan Aulia dalam proses klarifikasi di MKP Gerindra tidak menampik pernah bertemu dan berfoto bareng Anies. Namun, Aulia konon berdalih momen pertemuan dengan bakal Capres NasDem itu terjadi spontanitas.

“Beliau jelaskan tidak sengaja ketemu saudara Anies Baswedan di tempat makan durian,” ujar ketua MKP Gerindra itu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *