Pantauan detikcom, Rabu (28/2/2022), Jokowi awalnya memanggil Panglima TNI Yudo Margono bersama para kepala staf yaitu KSAD Jenderal Dudung Abdurahman, KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo, dan KSAL Laksamana Muhammad Ali ke salah satu ruangan di Istana Negara. Pertemuan berlangsung sekitar 10 menit.
Setelah itu, Jokowi memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Arahan Jokowi ke Kapolri juga berlangsung sekitar 10 menit.
Prosesi pelantikan tadi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, acara dilanjutkan pembacaan surat keputusan presiden mengenai pengangkatan Ali menjadi KSAL.
“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” demikian petikan sumpah yang dibacakan Ali.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengangkatan sumpah jabatan Ali sebagai KSAL. Panglima TNI dan Kapolri menjadi saksi.
Muhammad Ali merupakan perwira lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) pada 1989. Sejumlah jabatan penting pernah diemban Ali mulai dari Gubernur AAL, Asrena KSAL hingga Pangkogabwilhan I.












