“Kita lihat nanti akhir tahun seperti apa. Karena ada melalui istilahnya evaluasi apa begitu, nanti kita lihat mudah-mudahan ya awal-awal tahun depan ya bisa,” katanya lagi.
Saat ditanya lebih lanjut apakah rencana penghentian PPKM ada kaitannya dengan keinginan Presiden Jokowi mendorong pertumbuhan ekonomi pada 2023, Moeldoko menjelaskan lebih kepada pertimbangan kesehatan.
Moeldoko mengatakan, saat ini Covid-19 sudah tidak lagi menjadi ancaman dari sisi tingkat kematian.
Namun, menurutnya, semuanya tetap perlu ada evaluasi menyeluruh.
“Jenis-jenis penyakit kan dilihat. Misalnya, Demam Berdarah menyebabkan kematian berapa orang, Tuberkolusis berapa orang, begitu juga dengan Covid-19 berapa orang,” ujar Moeldoko.












