SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Suherman (53), ayah wanita berambut pirang yang ditemukan di Jalan Noerdin Panji, Kecamatan Sukarami Palembang, masih tak menyangka anaknya meninggal dunia dengan cara tak wajar.
Herlina ditemukan terkapar dipinggir jalan dengan keadaan wajah penuh luka, Jumat (16/12/2022). Korban merupakan warga Desa Talang Jaya Sp 1 Kecamatan Sungai Menang Kabupaten OKI. Namun korban tinggal di Jalan Jambe Lorong Lebak Sari Perumahan Alfin Permai Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Sumsel. Korban bekerja di klinik kecantikan Aa-Freeda Aesthetik Centre “Anak saya ini semenjak SMA tinggal di Palembang, namun semenjak beberapa bulan yang lalu anak saya membeli rumah di kawasan Talang Jambe,” ungkap orang tua korban. Padahal, ia dan anaknya masih berkomunikasi seminggu yang lalu, namun itu hanya sebatas komunikasi keluarga saja.
Kini Herlina ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan. Herman sungguh terkejut saat pertama kali mendapatkan kabar dari kepala desa di desanya. “Saat itu saya dapat kabar dari kepala desa bahwa anak saya ditemukan meninggal di Kota Palembang,” ujarnya. Sementara itu dr Wike Yualinita, yang merupakan pemilik klinik ditempat korban bekerja mengatakan bahwa korban hari ini, Kamis (16/12/2022) tidak masuk kerja. “Biasanya dia ini kalau tidak masuk pasti izin, namun kali ini dia tidak izin,” terangnya.
Padahal korban kemarin, Kamis (15/12/2022) masuk kerja.
“Kemarin dia masuk kerja, teman-teman Herlina juga lihat korban pulang dengan menggunakan sepeda motor,” ucapnya.
Ia mengatakan, dirinya mendapatkan informasi bahwa Herlina meninggal dunia saat dihubungi polisi.
“Tadi saya dihubungi polisi bahwa Herlina ditemukan meninggal dunia di Jalan Noerdin Panji,” terangnya.
Namun berdasarkan informasi yang didapat, nomer WhatsApp Herlina masih aktif pada, Kamis (15/12/2022) sekira pukul 22.00 WIB.
Saat itu korban sempat pulang bersama teman satu klinik, namun saat ditengah perjalanan korban berpisah dengan temanya tersebut.
“Korban saat itu menuju pusri. Pada pukul 00.30 WIB saya sempat cek WhatsApp korban, dan saat itu wa nya masih aktif,” ujar salah satu keluarga korban.












