Jelang Ramadan, Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Sumsel Antisipasi Penimbunan Bahan Panan

PALEMBANG, SUMEKS.CO – Jelang masuk Ramadan 1445 H, Satgas Pangan Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel antisipasi penimbunan bahan pangan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat inflasi di Sumsel pada Januari sebesar 3,35 persen.

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel yang juga Ketua Tim Satgas Pangan Polda Sumsel, Kombes Pol Bagus Suropratomo menyebut angka ini mengalami kenaikan dibandingkan laju inflasi pada bulan Desember 2023 alu sebesar 3,17 persen.

“Pada bulan Januari, laju inflasi di Sumsel lebih tinggi dibandingkan laju inflasi nasional sebesar 2,57 persen,” kata Bagus kepada awak media Kamis 29 Februari 2024.

Dia mengatakan, penyumbang inflasi tertinggi mulai dari makanan, minuman dan tembakau.

Lalu, termasuk beras, tomat, cabai, daging ayam ras, dan bawang putih.

“Tingkat inflasi Sumsel bukan Januari sebesar 3,35 persen ini merupakan Year On Year gabungan dua kota yakni Palembang dan Lubuklinggau,” beber Bagus.

Sementaa, untuk ketersediaan stok beras menjelang Ramadan di Sumsel, saat ini sebanyak 59.945,12 ton. “Stok beras dalam artian masih relatif aman,” tambah dia.

Saat ini, sambung Kombes Bagus, pihaknya bersama Satgas Pangan Bareskrim Polri yang dipimpin Kombes Pol Barly Ramadhany SH SIK

sudah melakukan pengecekan ke lapangan termasuk sejumlah pasar dan melaksanakan mitigasi.

“Bersama TPID Sumsel, hampir setiap minggu  kita mengontrol dan memantau laju inflasi di Sumsel yang sejauh ini masih dapat dikendalikan. Yang jelas kita juga mengantisipasi terjadinya praktik penimbunan bahan pangan,” terang dia.

“Untuk itu, Satgas Pangan terus melakukan upaya monitoring sebagai deteksi nilai kenaikan harga dengan ketersediaan stok yang ada. Stok bahan pangan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri aman,” tutupnya.

Pos terkait