Jakarta, CNN Indonesia — The Little Mermaid resmi tayang di Indonesia pada Rabu (24/5). Film ini merupakan remake live-action terbaru dari Disney Princess setelah merilis Mulan pada 2020.
Rangkaian pengumuman menjelang perilisan film itu sempat diwarnai perdebatan dari sejumlah penggemar. Sebagian dari mereka mengaku kecewa karena studio kurang akurat dalam menggambarkan versi animasi.
Salah satunya dengan menunjuk Halle Bailey sebagai pemeran utama. Argumen itu disanggah penggemar lain yang menilai Bailey adalah aktris yang mumpuni untuk memerankan Ariel.
Pada akhirnya The Little Mermaid mendapat reaksi positif, terutama dari ulasan kritikus. Penilaian untuk film tersebut cukup baik jika dilihat dari laman agregator Rotten Tomatoes.
Per Kamis (25/5), The Little Mermaid memperoleh nilai tomatometer hingga 70 persen dari 145 ulasan kritikus. Sebagian besar pujian bahkan ditujukan kepada Halle Bailey yang selama ini banyak diragukan penggemar.
Salah satunya ulasan Peter Debruge dari Variety yang memuji performa Halle Bailey sebagai Ariel. Ia menilai Bailey berhasil menunjukkan penampilan yang sangat meyakinkan sehingga mempertegas alasan live-action Little Mermaid perlu digarap.
Penilaian serupa juga diungkapkan Maureen Lee, kritikus film dari Entertainment Weekly. Ia menganggap kualitas The Little Mermaid sebagai salah satu live-action Disney terbaik dan itu tidak lepas dari penampilan menawan Bailey.
“Halle Bailey adalah alasan setiap penonton perlu membenarkan Disney untuk menggarap ulang kisah klasik ini,” tulis Debruge, Senin (22/5).
“Dengan Halle Bailey, kehidupan di bawah laut lebih indah daripada live-action mana pun yang dikerjakan Disney selama hampir satu dekade,” ulasan Lee.
Pujian tinggi juga ditujukan untuk cerita dan berbagai aspek dalam The Little Mermaid. Karya Rob Marshall itu dinilai secara mengejutkan berhasil menghibur, seperti yang diungkapkan oleh Kaely Monahan dari Arizona Republic.
Monahan bahkan menobatkan The Little Mermaid sebagai film live-action Disney terbaik yang pernah digarap. Hal serupa juga disampaikan Emily Zemler dalam ulasannya di media Observer.
“The Little Mermaid, remake live-action terbaru Disney, secara mengejutkan ternyata bagus. Bahkan, ini adalah yang terbaik,” tulis Kaely Monahan dalam ulasannya.
“The Little Mermaid, meski ada banyak kekeliruan, adalah salah satu live-action Disney terbaik hingga saat ini,” tulis Emily Zemler.
Namun, beberapa kritikus film dari media internasional juga tetap menuliskan komentar miring usai menonton The Little Mermaid.

Adam Graham dalam ulasannya di Detroit News menganggap film itu begitu hambar serta tidak memiliki nilai dramatis.
Graham juga mengungkapkan penampilan Bailey tidak meninggalkan kesan mendalam. Kritik terhadap Bailey juga disampaikan oleh Greg Nussen dari Slant Magazine yang menilai Little Mermaid hanya seperti ajang cosplay.
“Datar, kosong secara drama dan hambar secara visual, dengan penampilan pemeran utama yang sangat mirip seperti ikan di luar air,” tulis Graham dari Detroit News.
“Little Mermaid ini kurang lebih terasa seperti cosplay dua jam lebih dengan nuansa tontonan Disneyland,” tulis Greg Nussen.
Kritikus juga menyoroti kemampuan Rob Marshall dalam mengadaptasi versi animasi menjadi live-action. Angelica Jade Bastien dari Vulture menilai film itu tidak banyak mengeksplorasi imajinasi, serta gagal menangkap esensi utama Little Mermaid versi animasi.
Di sisi lain, Wesley Morris dari New York Times bahkan menilai The Little Mermaid terlalu berhati-hati dalam mengemas cerita agar tetap sesuai dengan standar moral.
Hal itu, menurut Morris, justru melenyapkan berbagai kegembiraan hingga kesenangan yang biasanya ada dalam setiap karya-karya fiksi.
“Disney mengkhianati kurangnya imajinasi sendiri dan kesalahan membaca nilai esensial tentang apa yang membuat karya aslinya begitu menyenangkan bagi penonton,” tutur Bastien.
“Kegembiraan, kesenangan, misteri, semuanya hilang. Film ini seperti berkata, ‘Kami sudah berusaha!’. Mencoba untuk tidak menyinggung, tidak menantang, dan tidak berbahaya,” ungkap Wesley Morris dari New York Times.
The Little Mermaid merupakan live-action dari film animasi yang tayang pada 1989 silam dan diambil secara lepas dari dongeng karya Hans Christian Andersen yang terbit pada 1837.
Film versi live-action ini disutradarai oleh Rob Marshall dari skenario yang ditulis oleh David Magee. Sedangkan, Alan Menken dipercaya kembali untuk mengurus departemen musik bersama Lin-Manuel Miranda.
Halle Bailey dipercaya untuk memerankan karakter utama si putri duyung bernama Ariel, sementara Jonah Hauer-King didapuk sebagai Eric.
Daveed Diggs, Awkwafina, dan Jacob Tremblay mengisi suara sebagai tiga sahabat Ariel, yaitu Sebastian, Scuttle, dan Flounder.
Selain itu, film ini juga dimeriahkan oleh penampilan dari Javier Bardem, Melissa McCarthy, Noma Dumezweni, Art Malik, Martina Laird, hingga Emily Coates.
The Little Mermaid sedang tayang di bioskop Indonesia.












