Jakarta, CNN Indonesia — Acara reality show Netflix, Squid Game: The Challenge, tengah disorot. Acara yang diangkat dari serial laris tersebut disebut “tidak manusiawi”.
Sorotan atas acara tersebut sebenarnya sudah mulai muncul sejak 23 Januari 2023. Kala itu, tiga orang peserta mengalami cedera serius.
Berita tersebut kemudian dibantah oleh Netflix. Diberitakan CNN, Netflix menyebut sangat memerhatikan kesehatan dan keselamatan para peserta juga kru acara itu.
Akan tetapi kini kabar buruk soal acara itu kembali menyeruak. Bahkan, sejumlah media melaporkan berbagai kondisi yang dialami peserta membuat acara itu disebut “tidak manusiawi”.
Variety dalam laporan panjangnya pekan lalu menyebut beberapa peserta yang tak dibayar mengalami kedinginan dan pusing, karena harus bangun pukul setengah 4 dini hari dan mulai menjalani syuting.
Mereka harus menjalani syuting selama sembilan jam di set, tak bisa bergerak untuk waktu yang lama pula karena permainan yang mereka mainkan.
“Kedua kali lagu dimainkan, saya melihat dari penglihatan tepi saya di sebelah kiri bahwa ada cewek yang agak goyang,” kata seorang kontestan bernama Marlene seperti dilaporkan Variety.
“Itu bukan hal yang kami daftar untuk acara seperti Survivor atau Naked and Afraid. Kondisi setnya jelas tidak manusiawi dan tak ada hubungannya dengan gim yang dimainkan,” kata Marlene.
Variety menyebut Netflix menyadari akan suhu yang dingin yang harus dihadapi oleh para peserta. Namun mereka mengklaim bahwa peserta sudah dipersiapkan untuk hal tersebut.
Kemudian Rolling Stone pada 2 Februari melaporkan setidaknya 10 orang pingsan di hari pertama syuting acara tersebut.
Tim medis pun sering dipanggil ke lokasi syuting. Bahkan salah satu peserta menjuluki lokasi syuting mereka sebagai “zona perang”.
Beberapa kontestan mengaku kepada Rolling Stone bahwa permainan reality show itu pun berlangsung curang. Beberapa selebgram sudah dipastikan lolos ke babak selanjutnya tanpa melihat capaian mereka di babak sebelumnya.
Dua konstestan juga menyebut bahwa Netflix yang menerbangkan kontestan dari berbagai negara ke London untuk syuting, sudah memesan tiket pesawat kepulangan mereka sebelum permainan berakhir.
Anehnya, kepulangan itu terjadi tepat setelah peserta tereliminasi.
“Itu enggak sungguhan reality show. Itu acara televisi, dan kami pada dasarnya cuma tambahan di sebuah acara televisi,” kata seorang peserta yang ingin disamarkan identitasnya kepada Rolling Stone.
Pada Juni 2022, Netflix mengumumkan mereka akan menggarap reality show yang diangkat dari serial hit Squid Game.
“Serial Netflix terbesar sepanjang masa beralih menjadi serial realitas terbesar yang pernah ada,” tulis keterangan dalam video.
Seluruh tantangan tersebut bertujuan untuk menguji strategi, kerja sama, dan karakter para peserta ketika mengetahui peserta lain tersingkir.
Netflix saat itu menyebut mereka membuka kesempatan bagi siapa pun yang berbahasa Inggris untuk mendaftar kompetisi ini. Calon peserta dapat mengajukan diri dengan mendaftar di situs mereka.
Berbeda dari versi serial yang memiliki konsekuensi fatal, peserta yang gagal pada reality show ini hanya akan pulang dengan tangan hampa.
“Menang atau kalah, semua pemain akan pergi tanpa cedera. Namun jika menang, Anda akan menang besar!” keterangan dalam laman pendaftaran pemain.












