Inda Remaja Yatim Piatu di Banyuasin Sakit Tumor di Leher, Ingin Sembuh Biar Bisa Kerja

BANYUASIN – Malang nasib Inda remaja yatim piatu warga Banyuasin yang menderita sakit tumor di leher,  tetap ingin sembuh biar bisa kerja.

Kian hari, tumor yang ada di leher remaja 18 tahun tersebut kian membesar.

Inda tinggal dan mendapat perhatian dari kakek dan neneknya saja, lantaran kedua orangtuanya sudah lama meninggal.

“Kalau rumah sebetulnya di Tanjung Lago, tetapi karena sakit ini jadi tinggal sama kakek. Orangtua juga semuanya tidak ada lagi,” ujarnya sambil meneteskan air mata, Kamis (2/2/2023).

Inda sudah menjadi yatim ketika usianya baru setahun. Selang lima tahun kemudian, sang ibu juga menyusul suaminya.

Sedangkan, kedua saudaranya sudah menikah dan pisah rumah.

Dari itulah, anak dari almarhumah Dania dan almarhum M Ali Sodikin hidup dengan sang kakek.

Inda mengaku, tumor di lehernya mulai membesar sejak setahun terakhir.

Awalnya, ia sama sekali tidak merasakan sakit atau gejala yang berbeda.

Namun, kian hari tumor yang awalnya kecil terus membesar.

“Saya ini orang susah, apalagi yatim piatu. Untung hidup bisa menumpang sama kakek, kalau tidak bagaimana lagi,” katanya sambil menyeka air matanya.

Saat ini, Inda tinggal bersama kakaknya di Desa Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin. Ia hanya berharap, bisa sembuh.

Bila sudah sembuh, ia berencana akan bekerja untuk menopang hidupnya sendiri.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *