Lalu Feti panik saat mendengar pintu kamar digedor-gedor. Feti pun segera membangunkan Santoso yang masih ada di tempat tidur.
Tak berselang lama, para pelaku masuk paksa ke dalam kamar. Dalam keadaan setengah sadar usai bangun tidur, Santoso tak sempat melihat wajah para perampok itu.
“Ada tiga orang kalau tidak salah. Itu langsung nyergap saya dan istri saya. Kemudian, saya disuruh tengkurap, mulut dilakban, mata juga begitu,” ujarnya.












