Tewasnya Masinis II Tugboat Karya Pacific 19 Bukan Disebabkan Kapal Tenggelam, Begini Kronologisnya

Palembang, Sumselupdate.com – Ditemukannya jasad Rudi Gusra (35)  Masinis II Tugboat Karya Pacific 19 di perairan Sungsang, Kabupaten Banyuasin, ternyata bukan disebabkan kapal yang ditumpangi tenggelam. Namun Rudi Gusra menemui ajal diduga terjatuh usai mencoba mengubah posisi tali tambat tugboat ke tongkang.

Rusdi Gusra  terjatuh dari atas tongkang yang ditarik tugboat Karya Pacific 19, disaat melakukan manuver hendak lepas dari buritan tongkang guna menuju haluan tongkang untuk melakukan push masuk haluan tongkang.

“Rudi Gusra mengambil inisiatif sendiri untuk naik ke tongkang guna melepas tali tambat tugboat ke tongkang,” ucap Kepala KSOP wilayah kerja Tanjung Api Api Kapten Rahmad Sahid saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, sore tadi.

Ia menjelaskan saat lepas dari buritan tongkang, menuju haluan tongkang, ABK di kapal masih melihat Rusdi Gusra berada di samping tugboat.

Namun ketika tugboat Karya Pacific 19 tiba di haluan tongkang dan melakukan kegiatan shifting push untuk masuk haluan tongkang, tiba-tiba terdengar panggilan radio ke tugboat Karya Pacific 19  sekitar pukul 21.20 WIB, bahwa ada kru yang jatuh ke laut.

“Namun ketika petugas shifting tongkang memeriksa jumlah kru masih lengkap, dan baru disadari bahwa kru tugboat Karya Pacific 19 yakni masinis II sedang tidak ada di kapal,” ucapnya.

Dikatakannya, saat itu tongkang yang ditarik oleh tugboat Karya Pacific 19 tengah mengangkut batubara yang dimuat dari Gandus Palembang.

“Muatan tongkang batubara dari gandus tujuan bongkar di ambang luar,” ucapnya.

Barulah setelah satu hari dinyatakan hilang, pencarian dilakukan tim SAR Gabungan dari Polairud Pangkalan Sandar Sungsang, Polairud Res Banyuasin, Posmat TNI-AL Sungsang, dan Basarnas Palembang.

Dari hasil penyisiran tim SAR berhasil menemukan satu kru Anak Buah Kapal (ABK) atas nama Rudi Gasra (35) sebagai Masinis II TB KP 19 Crew ABK Karya Pacific 19 .

Wakil Direktur Ditpolairud Polda Sumsel AKBP Zahrul Bawadi membenarkan penemuan satu kru ABK dari Tugboat Karya Pacific 19.

“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi mayat korban kru ABK Karya Pacifik19 yang tenggelam atau terjatuh di laut perairan Tanjung Kampeh, Sungsang, Kabupaten Banyuasin pada Selasa (21/2/2023) pukul 23.40 WIB,” ungkapnya.

Zahrul menyebut jasad yang ditemukan tak jauh dari lokasi tugboat Karya Pacific 19 .

Korban ditemukan di Buih Merah 1, Perairan Tanjung Kampeh, Sungsang, Banyuasin, Kamis (23/2/2023) sekitar pukul 12.30 WIB.

Kondisi jasad korban ditemukan dalam kondisi utuh, dengan mengenakan kaos biru dan Celana pendek. Serta menggunakan kalung titanium warna silver dengan liontin cincin,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, jasad korban kemudian langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang dan akan diserahkan ke pihak keluarga di Bekasi, Jawa Barat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *