“Mari kita bersama-sama meningkatkan empati,” Muhari menegaskan.
Disebutkan, aktivitas “wisata bencana” tersebut tak hanya mengurangi area dan ruang kerja tim evakuasi maupun distribusi logistik, juga membahayakan keselamatan jiwa.
“Lokasi bencana masih berbahaya, siang, sore, malam turun hujan, struktur tanah masih labil sehingga kita khawatirkan terjadi (bencana) susulan,” ujar dia.
Muhari menambahkan, warga atau pihak yang ingin menyalurkan bantuan sebaiknya dititipkan atau diserahkan ke posko terpadu.
“Ke posko aja kirimkan, kami jamin pasti tersampaikan ke pihak yang berkepentingan,” ujar Muhari.












