RS Siti Aisyah Lubuklinggau Pecat HM, Oknum Perawat yang Cabuli Anak Bawah Umur

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU – Pihak Rumah Sakit (RS) Siti Aisyah Kota Lubuklinggau memecat oknum perawat RS Siti Aisyah berinisial HM.

HM seorang pria warga Kelurahan Pasar Satelit Kecamatan Lubuklinggau Utara II dipecat langsung oleh pihak RS Siti Aisyah, karena dilaporkan mencabuli anak bawah umur sesama jenis.

Kasubid Pelayanan Medik Khusus, Evvy Andayani, didampingi Kabid Penunjang Medik, Rama Diyani Fitri, dan Kasubag Humas, Yasir Watera menyampaikan, telah mengambil langkah pemberhentian kepada pelaku HM.

“Kami telah melakukan pemberhentian status pelaku HM sebagai perawat rumah sakit Siti Aisyah sampai menunggu perkembangan status pelaku dalam hukum,” ungkapnya dalam pers rilis pada wartawan, Jumat (16/9/2022).

Dia mengungkapkan, artinya saat ini pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan didukung komite keperawatan yang akan mengambil kewenangan klinis HM sebagai perawat.

“Kami pun minta maaf kepada seluruh masyarakat Kota Lubuklinggau atas kejadian ini. Kasus ini telah kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib dengan mengedepankan proyustisa, artinya kami menghormati proses hukum yang sedang berlangsung,” ujarnya.

Menurutnya, kasus memalukan ini hal yang benar-benar tidak bisa ditoleransi sama sekali oleh rumah sakit. Meski pelaku HM sudah bertugas sejak 2013 di RS Siti Aisyah sebagai tenaga BLUD.

“Kemudian untuk hak pasien, kenyamanan pasien, itu merupakan tolak ukur pelayanan rumah sakit,” ungkapnya.

Dia menilai kesalahan pelaku HM bukan kesalahan pelayanan rumah sakit. Seperti salah suntik atau salah pemberian obat, tapi murni karena etika yang buruk dilakukan pelaku.

“Sikapnya yang salah dan kelainan sek yang menyimpang,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya sangat menyadari akan ada dampak psikis dari korban. Pihak rumah sakit pun sudah menyiapkan pendampingan bantuan pemulihan psikologis kepada korban.

“Kami sudah menyiapkan psikolog bila mana keluarga korban sudah siap. Tapi kita menunggu sampai ada kesiapan dari korban,” ungkapnya. (eko hepronis/ts)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *