Malam Paling Mematikan di Tepi Barat, 6 Warga Palestina Tewas dalam Operasi Militer Israel, Puluhan Luka-luka

Setidaknya enam warga Palestina tewas dan lebih dari 30 orang terluka di Tepi Barat saat operasi militer Israel menargetkan milisi lokal yang dituduh melakukan serangan.

Operasi melawan milisi Lion’s Den, yang menurut militer Israel merencanakan sejumlah serangan terhadap “Negeri Zionis”, adalah malam kekerasan paling mematikan di Tepi Barat dan Yerusalem sejak awal tahun.

Itu terjadi seminggu sebelum pemilihan kelima Israel sejak 2019.

Bacaan Lainnya

Lima orang tewas dalam operasi di kota tua Nablus, dan satu orang lagi tewas di kota Ramallah dalam bentrokan dengan pasukan keamanan Israel, kata otoritas kesehatan Palestina sebagaimana dilansir Bloomberg pada Selasa (25/10/2022).

“Apa yang terjadi di Nablus adalah agresi dan kejahatan perang,” Nabil Abu Rudineh, juru bicara Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, mengatakan dalam sebuah pernyataan, meminta AS untuk campur tangan.

Baca Juga : Tak Terima Rambut Adiknya Dipotong Tanpa Izin, Seorang Wanita Ngamuk Labrak Tetangga

Eskalasi Signifikan

Menurut pasukan pertahanan Israel, operasi tersebut menargetkan situs yang digunakan oleh milisi untuk memproduksi bahan peledak,

Operasi tersebut sekaligus menandai peningkatan signifikan dalam upaya “Negeri Zionis” menargetkan militan di Tepi Barat.

IDF meluncurkan operasi awal tahun ini setelah serentetan serangan yang menewaskan 19 warga Israel dan orang asing.

Amir Avivi, pendiri Forum Pertahanan dan Keamanan Israel dan seorang brigadir jenderal, menyerukan operasi yang lebih luas terhadap Lion’s Den, tetapi mengatakan bahwa keputusan seperti itu kemungkinan akan ditunda hingga setelah pemilihan.

“Airnya mendidih dan kami harus mengangkat panci dari api, dan kami tidak dapat melakukannya tanpa operasi pertahanan besar-besaran,” kata Avivi melalui telepon.

Lebih dari 130 warga Palestina telah tewas di Tepi Barat sejak awal tahun, menurut otoritas kesehatan Palestina.

Tiga tentara Israel juga tewas setelah Israel memulai operasi di Tepi Barat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *