Kunjungi Polres OKU, Wakapolda Sumsel: Jangan Hedon dan Tampil Mewah di Medsos

OKU, SUMEKS.CO – Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M Zulkarnain berkunjung ke Polres OKU didampingi Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Agus Halimudin SIK MH.

Dalam arahannya kepada jajaran personel Polres OKU, Wakapolda mengatakan jika sedang melaksanakan dinas harus dilaksanakan minimal 2 orang agar dapat saling menjaga satu sama lain.

Beliau juga berpesan kepada personel untuk tidak memakai barang-barang mewah atau tampil hedon dan menampilkannya di medai sosial (medsos).

Hal itu, kata Wakapolda Sumsel, menindaklanjuti perintah Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, yang melarang seluruh jajarannya untuk menampilkan hal-hal yang bersifat kemewahan di media sosial.

“Anggota Polri diminta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih melalui penerapan pola hidup yang sederhana,” ucap mantan Dirreskrimsus Polda Sumsel ini.

Setidaknya ada tujuh poin imbauan yang pada intinya, anggota Polri diimbau untuk tidak memamerkan barang-barang mewah dalam kehidupan sehari-hari baik dalam interaksi sosial di kedinasan maupun di area publik.

Selain itu, anggota Polri juga dilarang mengunggah foto dan video pada media sosial yang menunjukkan gaya hidup yang hedonis karena dinilai menimbulkan kecemburuan sosial. Sanksi tegas akan diberikan bagi anggota Polri yang melanggar.

“Boleh-boleh saja sebagai anggota Polri beraktivitas melalui media sosial sepanjang dipergunakan untuk membagikan hal-hal yang positif namun bukan untuk menunjukan/endorsement barang-barang mewah,” ungkap dia.

Menurut jenderal bintang satu Polda Sumsel ini, penggunaan media sosial oleh polisi justru bagus karena dapat menjadi alat untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat khususnya generasi millenial dan Gen Z.

“Selama yang dilakukan masih tidak melanggar hukum saya kira tidak masalah dan moralitas mesti ada value, value hukum moralitas,” tambah dia.

Maka dari itu, seluruh personel Polri untuk mengatensi langsung dari pimpinan bahwa larangan pamer kemewahan dan tidak mengunggah foto atau video bagi anggota Polri.

“Dan keluarga agar anggota polri tidak bersikap hedonis dan diimbau menampilkan kesederhanaan sesuai dengan Isi Surat Telegram Kapolri,” tutup Alumni Akpol 94 itu.

Pos terkait