Palembang, Menjelang berakhirnya arus balik lebaran tahun 2023 di pulau Sumatera, diprediksi masih ada ribuan kendaraan yang belum kembali ke pulau Jawa melalui gerbang tol Bakauheni, Lampung.
Prediksi ini disampaikan oleh Dwi Aryono Bayuaji, EVP Divisi Operasi & Pemeliharaan Jalan Tol, PT Hutama Karya (Persero), Sabtu (29/4/2023).
Perkiraan itu ia ungkapkan berdasarkan catatan pada keluar masuk kendaraan sejak dimulainya arus Mudik dan Balik.
“Kami dari PT Hutama Karya memperkirakan sebanyak 47,491 kendaraan yang belum kembali ke Pulau Jawa,” katanya.Selaku salah satu operator jalan tol trans sumatera atau JTTS, PT Hutama Karya mencatat sebanyak 106.097 kendaraan yang masuk ke JTTS via 3 Gerbang Tol tersebut pada saat mulai Arus Mudik atau Sabtu (15/04) hingga Jum’at (21/04).
Hutama Karya mencatat total kendaraan yang sudah keluar dari Pulau Sumatra ke Pulau Jawa via JTTS melalui 3 Gerbang Tol (GT Bakauheni Selatn, GT Bakauheni Utara dan GT Kalianda) pada periode Arus Balik atau Minggu (23/04) hingga Rabu (26/04) sebanyak 58.606 kendaraan.
Dalam keterangannya sebelumnya, PT Hutama Karya menjelaskan sejak H-7 Lebaran 2023 atau Sabtu (15/04) hingga H+5 Lebaran 2023 atau Kamis (27/04) kemarin, Hutama Karya mencatat lonjakan trafik kendaraan yang signifikan, sebanyak lebih dari 2.4 Juta kendaraan telah melintasi ruas-ruas JTTS yang dikelola oleh Hutama Karya.
Angka tersebut meningkat 42% jika dibandingkan dengan VLL Normal. Sedangkan secara spesifik, selama Arus Balik Lebaran 2023 didapati lonjakan lalu lintas yang masih cukup tinggi dimana pada H+4 atau Kamis (27/04) terdapat sebanyak total 12.531 kendaraan yang keluar dari Sumatra via Gerbang Tol Bakauheni Selatan di Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar yang merupakan pintu keluar akhir dari Jalan Tol Trans Sumatera atau meningkat sebanyak 60.38% jika dibandingkan dengan VLL Normal.
Adapun informasi terkait VLL di beberapa ruas tol operasi lainnya pada periode yang sama yaitu (26/04) seperti:
– Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar sebanyak 56.953 kendaraan, atau lebih tinggi 60% dari VLL normal
– Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung sebanyak 22.202 kendaraan, atau lebih tinggi 58% dari VLL normal
Ruas Palembang – Indralaya sebanyak 9.630 kendaraan , atau lebih tinggi 44% dari VLL normal
– Ruas Bengkulu – Taba Penanjung sebanyak 2.304 kendaraan atau lebih tinggi 84% dari VLL normal
– Ruas Pekanbaru-Dumai sebanyak 20.843 kendaraan , atau lebih tinggi 37% dari VLL normal
– Ruas Pekanbaru – Bangkinang sebanyak 9.008 kendaraan atau lebih tinggi 111% dari VLL normal
– Ruas Medan – Binjai sebanyak 48.165 kendaraan, atau lebih tinggi 19% dari VLL normal
– Ruas Binjai – Langsa Seksi 1 (Binjai – Stabat) sebanyak 12.136 kendaraan , atau lebih tinggi 65% dari VLL normal
– Ruas Sigli – Banda Aceh Seksi 2, 3 & 4 sebanyak 4.534 kendaraan atau lebih tinggi 100% dari VLL normal
Sementara akumulasi VLL ruas tol fungsional tambahan selama arus mudik dan balik lebaran, yakni:
– Ruas Sigli – Banda Aceh Seksi 5 & 6 periode 15-27/04 sebanyak 8.665 kendaraan yang melintas
– Ruas Binjai – Langsa Seksi 2 (Stabat – Kuala Bingai / Jalan Proklamasi) periode 16-27/04 sebanyak 19.466 kendaraan yang melintas
– Ruas Indralaya – Prabumulih periode 15-27/04 sebanyak 67.176 kendaraan yang melintas
– Ruas Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat periode 15-27/04 sebanyak 138.504 kendaraan yang melintas
Untuk mengoptimalkan pelayanan selama periode arus mudik (19-21/04) dan arus balik (25/04-01/05), Hutama Karya bersama Kementerian BUMN juga menyediakan sejumlah fasilitas diantaranya booth pijat & obat gratis, dan takjil/refreshment di sejumlah titik tempat istirahat (rest area) yakni;Jalur Arus Balik di Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar KM 49B, 87B, Ruas Terpeka KM 269, dan KM 234












