Sugiyanto mengatakan, aspal yang digunakan pada jalan di sekitar alun-alun jenisnya memang khusus yang biasanya digunakan untuk aspal sirkuit karena permukaannya khusus dan lebih halus.
“Aspal tersebut juga sesuai dengan permintaan dari Wali Kota Dedy Yon Supriyono. Salah satunya agar menjadikan pusat kota sebagai tujuan kota pariwisata,” kata Sugiyanto.
Sugiyanto mengatakan, dengan pengaspalan tersebut harapannya agar bisa memfasilitasi para pecinta olahraga rekreasi, misalnya sepatu roda.
“Aspal ini setara dengan yang digunakan untuk sirkuit. Nilai kontrak dalam pekerjaan ini mencapai Rp 4,7 miliar,” pungkas Sugiyanto.
Direktur PT MAS, Budi Wirohardjo mengatakan, aspal berkualifikasi PG 82.
Kualifikasinya sangat berbeda dengan aspal biasa yang hanya berkualifikasi PG 60.
Baca Juga : Polisi di Malang Sujud Massal Minta Maaf ke Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan












