“Gen Z Amerika Malu Kalau Pakai Android”

jakarta – Gen Z di Amerika Serikat disebut jadi kunci pertumbuhan Apple, karena mereka malu dan mendapat tekanan sosial yang besar kalau menggunakan HP Android.
Dalam laporan Financial Times terbaru, disebutkan 34% pengguna iPhone di Amerika adalah Gen Z. Yaitu kelompok demografis yang lahir antara tahun 1997 dan 2012. Sementara itu, hanya 10% dari penjualan Samsung di Amerika yang dilakukan oleh gen Z.

Padahal, di kelompok demografis yang lebih tua, sebaran OS ini terbilang seimbang antara iOS dan Android, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Rabu (22/2/2023).
ENT

Dari data inilah bisa disimpulkan kalau target pasar utama Apple dengan pertumbuhan terbesar adalah gen Z. Market share Apple tumbuh dari 35% pada 2019 menjadi 50% pada 2022, dan bisa diasumsikan kalau peningkatan itu banyak berasal dari kalangan gen z.

Malah dalam laporan Financial Times disebutkan kalau remaja di Amerika sangat bergantung pada produk Apple karena mereka bisa dikucilkan jika tak memakai Apple. Hal ini utamanya terjadi karena iMessage.

Pasalnya jika pengguna iPhone mengirimkan pesan ke Android, pesan tersebut akan dikirim dalam bentuk SMS (ditandai dengan gelembung warna hijau), sementara pesan yang dikirimkan ke pengguna iPhone akan berbentuk gelembung berwarna biru (iMessage).

“Di dalam benak kami seperti ‘duh, harus menjelaskan ke teman saya kenapa grup chat-nya sekarang berwarna biru,” ujar Anastasia Pelot, manager di YPulse, seorang gen Z.

“Pesan berwarna hijau dari pengguna Android membuat percakapan menjadi tak menyenangkan, karena semuanya harus lewat SMS. Jadi tekanan sosial untuk menggunakan iPhone menjadi semakin gila,” ujar Annelise Hillman, seorang gen Z lain.

Oh ya, jika iPhone populer, maka produk Apple lain pun akan ikut terkerek penjualannya karena ekosistem tertutup yang diterapkan Apple untuk perangkat buatannya.

Pasalnya, setiap 100 iPhone yang dikapalkan Apple juga mengapalkan 26 iPad, 17 Apple Watch, dan 35 AirPods. Sebagai perbandingan, setiap 100 HP Samsung yang dikapalkan, hanya 11 tablet, 6 smartwatch, dan 6 TWS yang dikapalkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *