TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU — Abdul Rozak (63 tahun) seorang kakek di Kota Lubuklinggau Sumsel ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Sabtu (25/3/2024).
Warga Jalan Perumnas Dayang Torek RT 09, Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II ini ditemukan meninggal dunia di ruang tengah rumahnya.
Saat ditemukan kondisinya dalam posisi terlentang mengenakan kemeja warna hijau motif kembang dan celana pendek warna putih dalam posisi terlentang di atas kursi menghadap TV yang masih menyala.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Indra Arya Yudha melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, AKP Jhoni Pajri menyampaikan korban diduga meninggal dunia karena sakit.
“Hasil penyelidikan lapangan almarhum Rozak meninggal dunia dikarenakan Sakit,” ungkap Jhoni pada wartawan, Minggu (25/2/2024).
Jhoni menceritakan kejadian bermula saat Arjuna tetangga depan rumahnya hendak mengantar makanan (sayur) ke rumah korban dipanggil tidak menjawab.
“Kemudian Arjuna langsung masuk dikarenakan tidak ada jawaban setelah masuk melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di kursi sedang menonton TV,” ujarnya.
Melihat hal tersebut, Arjuna memanggil istrinya setelah melihat korban dan melaporkan peristiwa tersebut kepada warga dan menelpon bhabinkamtibmas.
“Arjuna terkahir kali melihat korban pada hari Jum’at tanggal 23 Januari 2024 atau kemarin saat Sholat Jum’at di masjid Baitul Rahman,” ungkapnya.
Bahkan Arjun sempat melihat korban subuh masih melakukan aktivitas duduk di depan rumah, sementara istri dan anak-anaknya sedang pergi ke Bengkulu melakukan berobat sang istri.
Lanjut Jhoni, menurut keterangan Hendra tetangga lainnya, bila korban bercerita sekitar 3 bulan yang lalu korban yang sering bercerita sering mengalami sakit di dada dan sesak nafas.
Hasil penyelidikan setelah mendapat Informasi Tim INAFIS Sat Reskrim, SPKT Polres Lubuk Linggau, Sat Intelkam dan Polsek Lubuk Linggau Barat dan Tim Dokkes Polres Lubuk Linggau langsung mendatangi serta mengamankan dan melakukan olah TKP.
“Keterangan yang didapat dari saksi- saksi bila korban meninggal seorang diri di rumahnya untuk istri sedang berada di Bengkulu melaksanakan kemo di tempat anaknya,” ujarnya.
Selanjutnya, hasil pemeriksaan tidak ditemukan bekas luka penganiayaan benda tumpul atau benda tajam pada tubuh korban, korban meninggal dunia dikarenakan Sakit.
“Di TKP juga ditemukan satu buah gelas yang berisi minuman teh dan kondisi tv sedang menyala, dan tidak ada tanda – tanda lerusakan maupun barang yang hilang pada korban,” ungkapnya.
Kemudian, pihak keluarga korban almarhum A. Rozak tidak berkenan untuk dilakukan pemeriksaan Visum luar. Karena pihak keluarga sudah mengikhlaskan korban.












