PALI, sumselupdate.com – Sejumlah instansi mulai menyalurkan bantuan ke warga terdampak banjir di Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, kabupaten PALI, Minggu (12/3/2023).
Mulai dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten PALI, kemudian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui BPBD dan Dinas Sosial Provinsi Sumsel hingga sejumlah organisasi kepemudaan di wilayah kecamatan Tanah Abang.
Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, SIk MH melalui Kapolsek Tanah Abang, AKP Zaldy menerangkan bahwa Minggu sejumlah bantuan disalurkan ke warga Desa Curup yang terdampak banjir.
“Penyaluran bansos digelar di Kantor Kepala Desa Curup. Ada bantuan dari Pemprov, PMI PALI dan sebelumnya ada juga bantuan dari Pemkab PALI,” ungkap Kapolsek.
Adapun bentuk bantuan berupa beras 30 karung dengan ukuran per karung 50 Kg, bantuan makanan siap saji A2022 sebanyak 100 kotak, bantuan lauk pauk siap saji 50 kotak, bantuan makanan anak 2022 sebanyak 50 kotak, dan bantuan tepung terigu 150 Kg.
Ada juga bantuan dari PMI PALI seperti beras, air mineral dan hand sanitizer.
“Penyaluran bantuan berjalan aman dan lancar. Pihak kami akan terus memantau situasi kondisi banjir di wilayah kecamatan Tanah Abang,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten PALI, Ir. Hj. Sri Kustina melalui Ketua Harian Unit PMI Kabupaten PALI, dr. Hj. Tri Fitrianti mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bantuan yang berasal dari ketua PMI Kabupaten PALI, Ir. Hj. Sri Kustina.
“Adapun jumlah bantuan yang diberikan yaitu beras 26 sak, air mineral 25 kardus, satu kotak hand sanitizer, sabun pencuci baju dan sabun pencuci piring,” jelas direktur RSUD Talang Ubi itu.
Ia berharap bantuan yang diberikan bisa bermanfaat untuk masyarakat yang terdampak banjir. “Bantuan yang diberikan sebagai bentuk kepedulian dari PMI Kabupaten PALI dibawah pimpinan Ir. Hj. Sri Kustina. Semoga bisa bermanfaat dan dapat digunakan oleh warga,” tutupnya.
Di waktu yang berbeda, M. Tisar, Kepala Desa Curup, mengatakan bahwa ketinggian air sudah mencapai 1,7 hingga 1,8 meter bahkan air sudah menyeberang jalan.
“Hari ini air makin tinggi, dan saat ini sudah menyeberang jalan. Tentu saja dengan kondisi itu, rumah warga yang terendam akan bertambah,” ungkap Kades.
Ditambahkan Kades bahwa pihak pemdes terus menghimbau warganya untuk siaga penuh antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Terutama yang mempunyai anak kecil agar mengawasi anaknya supaya tidak bermain di air. Karena dikhawatirkan terbawa arus. Bagi yang mempunyai kendaraan bermotor juga segera mengevakuasi kendaraannya ke tempat yang lebih tinggi,” himbau Kades.
Dengan musibah banjir yang terjadi saat ini, Kades akui bahwa sudah ada beberapa pihak menyalurkan bantuan.
“Kami sampaikan terimakasih kepada Pemkab PALI melalui BPBD, Dinsos serta PMI PALI yang telah peduli atas kesulitan warga kami. Serta dari Dinsos Provinsi juga tadi pagi telah memberikan bantuan berupa paket sembako. Bantuan yang telah diterima kami salurkan, dan kami berupaya bantuan dibagikan merata ke seluruh warga,” terang Kades.
Sementara itu, Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan Bencana BPBD Kabupaten PALI, Kartika Sari menyatakan bahwa pihaknya siaga 24 jam memantau banjir di Curup serta wilayah lainnya.
“Kami sudah buka posko serta Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD monitor kondisi banjir di desa Curup serta desa-desa lainnya terutama daerah yang menjadi langganan banjir,” ucapnya.
Dalam monitoring banjir di desa Curup, Kartika Sari menyebut BPBD PALI tak hanya diam di Posko, melainkan mengajak anggota TRC untuk berkeliling ke rumah-rumah warga menggunakan perahu karet.
“Kami berkeliling ke rumah-rumah warga, antisipasi adanya warga yang sakit atau yang membutuhkan bantuan untuk dievakuasi. Tetapi sejauh ini, banjir di Curup masih terpantau aman namun tetap harus siaga,” tutupnya. (ans)












