Arus Balik Lebaran Tahun 2023 Segera Berakhir, Senin Status Fungisonal Tol Indraprabu Dihentikan

Palembang, Arus balik kendaraan pemudik lebaran tahun 2023 akan segera berakhir. Kebijakan penggunaan tol secara fungsional di beberapa ruas tol juga bakal segera dihentikan.

Termasuk salah satu diantaranya untuk fungsional tol simpang Indralaya-Prabumulih (Indraprabu), Sumatera Selatan.

EVP Divisi Operasi & Pemeliharaan Jalan Tol, PT Hutama Karya (Persero), Dwi Aryono Bayuaji menjelaskan penggunaan tol  secara fungsional ruas Indraprabu bakal berakhir, Ahad (30/4/2023) besok

“Perlu kami sampaikan kepada khalayak bahwa untuk fungsional tol Indralaya-Prabumulih sampai dengan hari Minggu besok  pukul 16.00 WIB,” katanya, Sabtu (29/4/2023).

Dengan demikian, mulai Senin pekan depan, ruas tol Indraprabu akan ditutup bagi kendaraan non proyek.

 

Untuk diketahui, ruas Indralaya – Prabumulih periode 15-27/04 sebanyak 67.176 kendaraan yang melintas.

Sementara akumulasi volume lalu lintas atau VLL ruas tol fungsional tambahan selain ruas Indraprabu selama arus mudik dan balik lebaran, yakni:

– Ruas Sigli – Banda Aceh Seksi 5 & 6 periode 15-27/04 sebanyak 8.665 kendaraan yang melintas

– Ruas Binjai – Langsa Seksi 2 (Stabat – Kuala Bingai / Jalan Proklamasi) periode 16-27/04 sebanyak 19.466 kendaraan yang melintas

– Ruas Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat periode 15-27/04 sebanyak 138.504 kendaraan yang melintas

2.4 Juta Kendaraan

Sejak H-7 Lebaran 2023 atau Sabtu (15/04) hingga H+5 Lebaran 2023 atau Kamis (27/04) kemarin, Hutama Karya mencatat lonjakan trafik kendaraan yang signifikan.

Menurut pihak PT Hutama Karya, angka tersebut meningkat 42% jika dibandingkan dengan VLL Normal.Sedangkan secara spesifik, selama Arus Balik Lebaran 2023 didapati lonjakan lalu lintas yang masih cukup tinggi.Dimana pada H+4 atau Kamis (27/04) terdapat sebanyak total 12.531 kendaraan yang keluar dari Sumatra via Gerbang Tol Bakauheni Selatan di Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar yang merupakan pintu keluar akhir dari Jalan Tol Trans Sumatera atau meningkat sebanyak 60.38% jika dibandingkan dengan VLL Normal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *