Ketika melintasinya bersama rombongan, kondisi jalan yang rusak memang sedikit membuat hambatan.
Apalagi kebanyakan ditemui saat berbelok, bahkan beberapa ada yang saat turunan. Jalan yang berlubang cukup rawan dilalui mobil kecil seperti city car atau LCGC.
Apalagi ketika malam hari dengan penerangan jalan yang masih minim, dan hampir tak ada fasilitas bengkel mobil yang tersedia.
Tak hanya perbaikan jalan, Cahyadi menjelaskan, Kementerian PUPR juga sudah menganggarkan dana untuk perbaikan dan pelebaran jembatan.
Hal ini penting dilakukan mengingat dimensi jalan pada beberapa jembatan hanya bisa dilalui untuk satu mobil yang berpotensi menimbulkan kepadatan.
“Jadi tahun ini kita ada paket penggantian sebanyak 9 jembatan dengan nilai Rp 148 miliar.
Kita sedang proses lelang, isunya Pansela di Jawa Barat saya kira masih sama dengan di Banten, masih kekurangan fasilitas lengkapnya untuk rambu-rambu lalu lintas, penerangan jalan, dan lainnya,” ucapnya.

Diketahui untuk Pansel di Jawa Barat memiliki panjang 416 Km dengan kelebaran jalan rata-rata 7 meter.
Dengan jarak tersebut memang membutuhkan waktu tempuh yang bisa dibilang lebih lama dari akses umumnya.












