Tapi, torsinya justru menurun dari versi elektriknya yang dapat menghasilkan 271 Nm. Pada MX-30 R-EV, torsinya hanya 260 Nm.
Sedangkan untuk kecepatan maksimum, diyakini tidak jauh berbeda dengan versi elektriknya yang dapat mencapai 140 Kpj.

Menurut pengujian secara Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure (WLTP), Mazda mengklaim MX-30 R-EV dapat melaju hingga 643 kilometer.
Sebab, mobil ini didukung dengan tangki bahan bakar berkapasitas 50 liter. Namun, untuk mode listrik sepenuhnya, jarak tempuhnya hanya sekitar 100 kilometer.
Pasalnya, kapasitas baterai yang digunakan hanya setengah dari MX-30 versi elektrik, yakni 17,8 kWh.












