KOMPAS.com – Momen salah sebut asal negara kembali menimpa atlet Tanah Air. Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dibilang berasal dari India saat hendak tampil di French Open 2022.
Harapan Ahsan/Hendra untuk melangkah lebih jauh di French Open 2022 memang sudah pupus setelah menelan kekalahan di laga perdana.
Bertanding di Stade Pierre de Coubertin, Ahsan/Hendra dibekuk pasangan asal China Taipei, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, melalui permainan dua gim dengan skor akhir 16-21 dan 21-23.
Namun, pertandingan itu diwarnai insiden salah sebut asal negara ketika nama Ahsan/Hendra dipanggil oleh master of ceremony (MC).
Semuanya bermula ketika Ahsan/Hendra ingin memulai pertandingan melawan Lee/Yang dalam babak 32 besar French Open 2022.
Ahsan/Hendra justru diperkenalkan oleh pembawa acara sebagai pasangan ganda putra asal India, bukan dari Indonesia.
Insiden demikian bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto disebut berasal dari Malaysia.
Momen itu terjadi ketika Fajar/Rian dan Marcus/Kevin hendak naik podium juara dan runner-up Denmark Open 2022.
Pada momen tersebut, MC melakukan kesalahan terhadap Marcus/Kevin lebih dulu.
MC menyebut, Marcus/Kevin adalah pasangan yang berasal dari Malaysia, bukan Indonesia.
Marcus/Kevin yang mendengar kesalahan itu langsung terkejut dan terlihat bingung saat hendak naik ke podium runner-up. Mereka juga sempat bertatapan dengan Fajar/Rian yang berada di sebelahnya.
Fajar Alfian pun tampak bingung, sementara Muhammad Rian Ardianto merespons dengan senyuman.
Tak lama setelah itu, giliran Fajar/Rian yang dipanggil untuk naik ke podium juara.
Namun, MC yang mengumumkan nama Fajar/Rian ternyata melakukan kesalahan serupa. Dia menyebut Fajar/Rian berasal dari Malaysia.
Federasi Bulu Tangkis Denmark pun menuliskan permintaan maaf di akun Twitter mereka selepas melakukan kesalahan penyebutan asal negara Marcus/Kevin dan Fajar/Rian.
“Kami sungguh meminta maaf atas kesalahan dalam pengumuman. Fajar Alfian/Muhammad Ardianto dan Marcus Gideon/Kevin Sukamuljo tentu dari Indonesia! Kami tahu itu,” tulis Badminton Denmark.
“Itu adalah kesalahan manusia dan kami berharap Anda dapat menerima permintaan maaf kami,” demikian pernyataan resmi Badminton Denmark.












