Baturaja, Sumselupdate.com – Prof Gribal akhirnya terpilih secara dramatis memimpin Muhammadiyah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) periode 2022-2027 pada Musyawarah Daerah (Musda) Muhammadiyah ke-14 di Desa Kedaton, Kecamatan Peninjauan Raya, Kabupaten OKU, Sabtu-Minggu (25-26/2/2023).
Terpilihnya Prof Gribal memimpin Muhammadiyah cukup menegangkan lantaran hanya selisih satu dengan dengan rival terberatnya M Ghufron yang meraih 104 suara.
Sedangkan untuk urutan ketiga Priyatno Darmadi dengan mendapatkan 92 suara, dan delapan orang lainnya masing -masinG M Rofiq, Rohib Ansori, Sugeng Wibowo, M Masir Yazid, Yudi Priyo Pramono, Muslim Tazai, Riadianto Arnoldi, dan Marattu Fahri.
Ketua Panitia Pemilihan Asyordin, SPd mengatakan, pemilihan Ketua Muhammadiyah kali ini diikuti 23 calon dari 47 orang yang dicalonkan oleh masin-masing perwakilan mulai dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Ranting, dan Organisasi Ortonom (Ortom).
“Mengapa hanya 23 orang yang ikut dalam pemilihan, karena 24 orang tidak mengembalikan berkas. Kalau tidak mengembalikan berkas berarti tidak bersedia untuk dicalonkan. Ada juga yang mengembalikan berkas tapi tidak bersedia, karena di blangko yang diisi itu ada pilihan bersedia atau tidak,” jelasnya.
Dikatakannya, dari 23 orang ini calon akan dipilih sebanyak 11 orang untuk menjadi pengurus PDM, suara yang terbanyak akan menjadi ketua PDM untuk lima tahun kedepan.
Selanjutnya untuk penyusunan sturuktur kepengurusan akan diserahkan kepada 11 orang itu.
“Untuk kepengurusan yang lama masih tetap menjalankan tugasnya sampai SK yang baru diterbitkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah atau PWM,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan Dr Ir Muchtaruddin saat menutup Musda mengatakan, jika Muhammadiyah merupakan organisasi yang paling banyak keberadaannya, bukan hanya di kota saja, akan tetapi sampai ke desa-desa..
“Kita berharap ke depannya Muhammadiyah makin berkembang. Untuk itu kepada sebelas orang yang telah memenangkan pemilihan untuk dapat membentuk, cabang-cabang yang baru dan juga rating,” ucapnya.
Dikatakannya, secara pribadi dirinya sangat salut, bagaimana tidak, saat melakukan pemilihan tidak ada saling protes baik itu dari para calon kepada panitia atau sama-sama calon.
“Artinya Muhammadiyah OKU ini semua kompak. Mudah-mudahan ke depannya lebih kompak lagi dan lebih berkembang lagi, tapi jangan lupa untuk mengembangkan amal usaha,” tandasnya.
