PALEMBANG, SUMEKS.CO,- Jika kamu sedang berada di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan, sayang rasanya jika tidak mencicipi berbagai kuliner lezat namun tetap ramah dikantong.
Terutama memuaskan rasa lapar dan dahaga di malam hari, selepas aktivitas seharian.
Berbicara jajanan kuliner malam, Angkringan Mang Pen menjadi salah satu pilihan angkringan yang cukup terkenal di Kota Palembang.
Angkringan Mang Pen berlokasi di Jalan Pangeran Antasari Kelurahan 14 Ilir Kecamatan Ilir Timur I Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan, tepatnya di depan SD 48 atau samping gedung bekas Kopi Roda Segaran.
Di Angkringan Mang Pen, tersedia berbagai menu kudapan yang pastinya menggugah selera karena terdapat lebih kurang 30 lebih menu yang ada di Angkringan Mang Pen.
Di tempat Angkringan Mang Pen yang buka dari pukul 18.00 Wib hingga menjelang subuh ini, menyediakan menu aneka sate seperti Sate Kerang, Sate Udang, Sate Cumi, Sate Telur Puyuh, Sate Gondang, Sate Ati Ampela, Sate Kikil, Pentul Ikan, Sosis, dan Pentul.
Selain aneka sate, Angkringan Mang Pen juga menyediakan aneka gorengan serta aneka pempek dan berbagai jenis minuman mulai dari minuman hangat dan dingin.
Tidak hanya itu, aneka menu tersebut juga bisa dinikmati dengan satu porsi nasi uduk yang juga tersedia di Angkringan Mang Pen.
Anda cukup merogoh kocek Rp10 ribu saja, sudah dapat menikmati aneka makanan lezat tersebut dan yang pastinya mengenyangkan.
“Dari dahulu harganya dimulai dari Rp1000 hingga Rp3000 saja,” kata Effendi (48) empunya Angkringan Mang Pen di wawancarai Jumat malam 13 Januari 2023.
Diceritakan pria yang dahulunya usaha dagang ikan ikut keluarga di Pasar 10 Ulu ini, usaha angkringan yang digelutinya tersebut telah ada sejak tahun 2003, yang awalnya hanya membuka warung kopi biasa disekitar Jalan Segaran tersebut.
Hingga akhirnya berjalan kurang lebih 7 tahun, tercetus ide dari saudara yang tinggal di Jogjakarta yang mengatakan agar ditambah menu lainnya yang sama seperti di Jogjakarta, dan dibuat semacam angkringan.
“Mulanya saya tidak tahu angkringan itu apa, namun setelah dijelaskan baru saya mengerti dan bertahap saya ikuti ide saudara saya itu hingga bertahan sampai sekarang,” ungkap pria yang mengaku berasal dari Kota Bandung ini bercerita kepada SUMEKS.CO.
Dari usaha angkringan yang telah berjalan selama 20 tahun tersebut, dirinya bersama istri tercinta bisa menyekolahkan kelima anaknya hingga ke tingkat Perguruan Tinggi.
Dituturkannya, dalam pembuatan jenis-jenis makanan yang menjadi menu Angkringan Mang Pen dibuat dalam satu hari, untuk menu besoknya dibuat baru lagi dirumah yang tidak jauh dari lokasi angkringan tempat ia berjualan.
“Sehingga menu pun fresh, bukan sisa menu kemarin pak,” tuturnya.
Untuk pangsa pasar sendiri, lanjutnya sebagian besar pelanggan yang singgah di angkringan Mang Pen adalah masyarakat yang biasanya baru pulang dari bekerja di malam hari, atau yang sengaja datang sekedar untuk makan saja seperti anak pekerja yang ngekost di sekitar wilayah tersebut.
Salah satu pelanggan Angkringan Mang Pen bernama Tya (28) warga Jalan DI Panjaitan Kelurahan Sentosa Kecamatan Seberang Ulu II Kota Palembang, mengatakan sudah kurang lebih dua tahun belakang menjadi pelanggan Angkringan Mang Pen.
Dirinya mengaku sering mampir bersama suami di Angkringan Mang Pen, usai pulang dari bekerja yang kebetulan dekat dengan tempat ia bekerja.
Selain rasanya enak, lanjut Tya juga banyak menu yang bisa dipilih sesuai selera, serta yang tidak kalah penting lagi harganya tidak bikin kantong bolong.
“Bisa dikatakan harga kaki lima, tapi rasa dari menu yang disajikan seperti restoran bintang lima,” tukasnya.
