Olahraga atau aktivitas fisik dapat dimulai dengan pilihan yang sederhana seperti jalan cepat atau race walking. Dikutip dari Verywell Fit, jalan cepat adalah aktivitas berjalan yang lebih cepat dari biasanya. Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr. Michael Triangto, Sp. KO, juga menyebut bahwa jalan cepat dapat menjadi pilihan untuk membangun kebiasaan olahraga. “Kenapa saya pilihkan itu? Yang pertama adalah pasti semua orang dapat melakukannya. Yang kedua tidak menjadi beban secara psikologis. Dan secara fisik juga nggak beban,” kata Michael dilansir dari Antara pada Rabu (04/01/22). Simak penjelasan berikut untuk mengetahui aneka manfaat dari jalan cepat. Manfaat jalan cepat Michael memaparkan bahwa manfaat jalan cepat atau racewalking tidak hanya untuk melatih kedua tungkai dan kaki. Jalan cepat juga melibatkan kedua lengan, sehingga dapat melatih otot-otot tubuh bagian atas. “Jadi bukan hanya di bawah saja (organ kaki), tungkai bawah, tungkai atas. Tapi tubuh atau core dan juga kedua lengan, itu dapat dilatih hanya dengan jalan cepat,” imbuh Michael. Dilansir dari Mayo Clinic, ada 10 manfaat jalan cepat lainnya yang saya dilewatkan, yaitu:
Menjaga berat badan dengan mengurangi kadar lemak jahat dalam tubuh. Mencegah berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, kanker, dan diabetes tipe 2 Meningkatkan kesehatan kardiovaskular Memperkuat tulang dan otot Meningkatkan daya tahan otot Meningkatkan energi atau kekuatan Mencegah depresi Menjaga keseimbangan Memperkuat sistem kekebalan tubuh Memperbaiki kualitas tidur Semakin cepat, jauh, dan sering berjalan, semakin besar pula manfaat jalan cepat yang bisa kita didapatkan. Tips untuk memulai jalan cepat Beberapa tips berikut dapat diterapkan sebelum memulai jalan cepat. Pemanasan: pastikan untuk melakukan pemanasan selama 5-10 menit dengan berjalan pelan. Sembari berjalan, Anda juga dapat meregangkan anggota tubuh, seperti kaki, pergelangan kaki, pinggang, hingga tangan. Gunakan sepatu khusus, misalnya running shoes agar nyaman saat memijakkan kaki ke jalan. Latih bentuk, postur, dan ayunan lengan yang mendukung jalan cepat Tingkatkan kecepatan secara bertahap berdasarkan kemampuan Anda Lakukan pendinginan setelah selesai olahraga Siapkan botol berisi air untuk mencegah dehidrasi akibat jalan cepat. Tips untuk memulai jalan cepat dapat dilakukan demi memperoleh hasil yang maksimal dan mencegah risiko cedera. Selain melakukan tips di atas, kita mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter spesialis olahraga atau trainer kebugaran.












