Keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J mengaku mendapat teror dari orang tak dikenal setelah kematian Brigadir J.
Teror itu dilakukan melalui sambungan telepon dengan permintaan agar keluarga Brigadir J bungkam.
Hal itu disampaikan sepupu ibu Brigadir J, Sanggah Parulian dalam persidangan dugaan pembunuhan berencana dengan terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E.
“Bu tolong ya, Rohani jangan berbicara di media. Ibu kan keluarganya almarhum, kami mau menjembatani keluarga supaya damai-damai,” ujar Sanggah menyampaikan ucapan orang tak dikenal itu dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022).
Baca Juga : Denmark Open Minta Maaf, Netizen Keberatan Salah Sebut Negara
