GAZA, SUMEKS.CO – Sekitar 973 roket telah ditembakkan dari Gaza ke Israel hingga Jumat 12 Mei 2023, ketika perang antara tentara Zionis dan Jihad Islam Palestina (PIJ) berlanjut di Jalur Gaza.
Menurut warga 33 orang tewas dan 110 luka-luka sejak pertempuran dimulai.
Sementara itu, IDF mengkonfirmasi bahwa satu warga sipil tewas dan 8 lainnya luka-luka ketika beberapa roket menghindari intersepsi di Iron Dome dan menghantam sebuah apartemen di Rehovot, Kamis 11 Mei 2023.
Menurut laporan Palestina, yang kemudian dikonfirmasi oleh IDF dan kelompok PIJ, serangan udara Israel menewaskan seorang komandan senior PIJ, Iyad al-Hassani, pada hari Jumat 12 Mei 2023.
Hassani menjadi komandan senior PIJ keenam yang tewas sejak perang dimulai, Selasa 9 Mei 2023. Hassani berada di sebuah gedung apartemen dekat Kota Gaza ketika dia menjadi sasaran serangan udara IDF.
Hassani adalah kepala operasi Jihad Islam dan mengepalai dewan militer organisasi tersebut. Juga dilaporkan bahwa asisten pribadinya, Mohammed Abed al-A’al, juga tewas dalam serangan itu.
Hassani adalah salah satu tokoh paling menonjol di Brigade Al-Quds, sayap militer PIJ, dan telah dicari oleh Israel selama lebih dari 26 tahun karena perannya dalam dua serangan terhadap Israel.
Seorang pejabat pertahanan Israel mengatakan IDF sedang mempersiapkan kemungkinan bahwa Hamas dapat bergabung dalam pertempuran tersebut.
“Tali yang kami pijak semakin tipis dan kemungkinan keterlibatan Hamas meningkat,” kata pejabat itu, yang berbicara tanpa menyebut nama.
“Kami akan terus menyerang Jihad Islam Palestina. Tidak ada genjatan senjata diatas meja.”
Sementara itu, Hassan Nasrallah, sekretaris jenderal Hizbullah Libanon, menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pidato mingguannya menyalahkan konflik Gaza untuk mengalihkan perhatian dari ketegangan internal Israel.
“Musuh Netanyahu memulai eskalasi. Dunia mengabaikan apa yang terjadi di Gaza dan masyarakat internasional tidak ikut campur,” katanya.
