Ada pesan khusus dari ulama kharismatik Palembang KH Kgs Syafei Yunus di sisa bulan Syawal 1444 H / 2023 ini.
Murid KH Zen Syukri ini berpesan agar di sisa bulan Syawal dimanfaatkan untuk istiqomah beribadah. Salah satunya adalah memanfaatkan untuk berpuasa sunah.
“Bagi yang belum sempat puasa sunah silakan berpuasa,” jelas Kgs KH Syefei Yunus
Masih ada waktu untuk puasa bulan Syawal. Berpuasalah sunah. Karena manfaatnya banyak sekali. Ini bukti anugerah Allah SWT kepada hambanya.
Barang siapa berpuasa Ramadhan dengan dasar iman, dan berharap ridha Allah, maka dosanya yang lalu akan diampuni.
Siapa saja yang menghidupkan malam hari bulan Ramadhan dengan dasar iman, dan berharap pahala dan ridha Allah, maka dosanya yang lalu akan diampuni, hadis HR Bukhari dan Muslim, jelas KH Syafei Yunus saat khutbah dihadapan ribuan jemaah Salat Jumat Masjid Raya CGC Palembang.
Kemudian dilanjutkan puasa sunah Syawal,pesan Kiai Syarifuddin. Barang siapa berpuasa 6 hari setelah hari raya Idul Fitri, maka seperti berpuasa setahun penuh.
Dan barang siapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan, tambah K Syefi mengutip hadis Ibnu Majah.
Bagi yang ingin menunaikan ibadah puasa Syawal, berikut bacaan niat puasanya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatis Syawwali lillahi ta’ala
Allah pemilik kekuasaan, memberikan berikan kekuasaan kepada siapa pun yang dikehendaki. Juga menyabut kekuasaan yang dikehendaki. Memuliakan siapa pun yang dikehendaki. Menghinakan siapa aja yang diehendaki. Allah Maha kuasa atas segala sesuatu.
Sebelum masuk liang kubur Kiai ini mengajak untuk terus beribadah. Perbaiki sholat, perbanyak membaca sholawat, bersungguh-sungguh menggapai ridho dan hidayah Allah SWT.
Maka dari itu sedekahkan harta kepada yang berhak menerimanya.
Bukankah manusia sudah mengetahui salah satu tanda-tanda fisiknya bakal meninggalkam alam dunia ini.
Seperti mulai renta, berkurang penglihatan, fisik lemah, badannya yang sudah mulai berkurang. ”Ayo istiqomah beribadah,”tegasnya. (*)
