6 Fakta Menarik Grenada, Pusat Kapal Pesiar Berlabuh di Karibia Timur

Grenada yang dikenal dengan nama Isle of Spice merupakan negara pulau di Hindia Barat. Negara ini adalah pulau paling selatan dari busur utara-selatan Antilles Kecil, terletak di Laut Karibia timur sekitar 160 km di utara pantai Venezuela.

Mengutip dari Britannica, Minggu 19 Februari 2023, ibu kota Grenada adalah St. George’s yang terletak di pantai barat daya yang juga merupakan pelabuhan utama. Negara ini memiliki pelabuhan alami yang bagus, dan rumah-rumah berwarna pastelnya yang indah menjulang di lereng bukit dari tepi pantai. St. George’s adalah pusat tempat kapal pesiar dan perahu sewaan di Karibia timur.

Pada 1974, Grenada memperoleh kemerdekaan dalam Persemakmuran dan keanggotaan di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Grenada menjadi negara yang pertama dari enam Negara Asosiasi Hindia Barat yang melakukannya.

Bacaan Lainnya

Grenada berasal dari gunung berapi, dengan punggung gunung yang membentang ke utara dan selatan sebagai lereng yang lebih curam ke barat dan kemiringan yang lebih bertahap ke timur dan tenggara. Titik tertinggi Grenada adalah Gunung St. Catherine 2.757 mdpl di bagian utara pedalaman.

Masih banyak hal mengenai Grenada selain letak geografisnya. Berikut enam fakta menarik Grenada yang dirangkum Liputan6.com pada Minggu, 19 Februari 2023.

1. Sebagian Besar Penduduk dari Etnis Afrika

Sebagian besar penduduknya berkulit hitam, berasal dari budak Afrika dan ada sebagian besar mulatto dan campuran lainnya. Ada juga minoritas kecil orang India Timur, keturunan buruh kontrak yang dibawa untuk menggantikan budak yang dibebaskan yaitu keturunan pemukim Prancis dan Inggris kuno dan imigran baru dari Amerika Utara dan Eropa.

Meskipun bahasa Inggris adalah bahasa yang diterima, suatu bentuk logat masih dituturkan oleh orang tua di pedesaan. Hampir setengah dari populasi adalah Protestan. Lebih dari sepertiga adalah Katolik Roma dan sebagian kecil tetapi signifikan dari populasi memeluk agama Rastafarian dan Yehuwa.

2. Grenada Ditemukan Columbus

Grenada terlihat oleh Christopher Columbus pada 1498, ketika ia berlayar melewati pulau itu tanpa mendarat dan memberinya nama Concepción. Asal usul nama Grenada hingga kini masih belum jelas.

Setelah orang Eropa pertama kali menemukannya, Grenada didominasi selama 150 tahun oleh orang-orang Carib yang suka berperang, yang sebelumnya membunuh Arawak yang lebih damai. Pada 1609 para pedagang Inggris berusaha untuk membentuk sebuah pemukiman, tetapi orang Karib memaksa mereka untuk pergi.pemukiman Prancis

3. Mengalami Masa Emansipasi Budak

Awalnya Gubernur Prancis Martinique, Jacques-Dyel du Parquet membeli Grenada dari sebuah perusahaan Prancis pada 1650 dan mendirikan pemukiman di St. George’s. Grenada tetap menjadi bagian Prancis hingga 1762, ketika menyerah kepada Inggris. Wilayah itu secara resmi diserahkan ke Inggris pada 1763 oleh Perjanjian Paris.

Pada 1779 itu direbut kembali oleh Prancis, tetapi dikembalikan ke Inggris pada 1783. Di akhir abad ke-18 Inggris mengimpor sejumlah besar budak dari Afrika untuk bekerja di perkebunan gula.

Selama 1795 dan 1796, ketika kebijakan Prancis mendukung penghapusan perbudakan, terjadi pemberontakan melawan pemerintahan Inggris, dipimpin oleh seorang penanam Prancis dan didukung oleh Prancis di Martinik. Pemberontak membantai sejumlah orang Inggris, termasuk letnan gubernur, tetapi pemberontakan berhasil dipadamkan. Emansipasi budak akhirnya berlaku pada 1833.

Pos terkait