Pabrik Pakan Ikan di Ogan Ilir Resmi Operasional, Target Produksi 500 Kilo per Jam

TRIBUNSUMSEL.COM,INDRALAYA – Pabrik pakan ikan di Balai Benih Ikan (BBI) Ogan Ilir yang berlokasi di Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara mulai berproduksi.

Kendati produksinya belum skala besar, namun kehadiran pabrik pakan ikan ini diharapkan dapat menekan inflasi.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Panca Wijaya Akbar, saat berkunjung ke pabrik pakan ikan yang digarap Dinas Perikanan Kabupaten Ogan Ilir tersebut.

Dalam kunjungan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) tersebut, Panca melihat langsung proses pengelolaan pakan ikan.

“Adanya pabrik pakan ikan ini hendaknya dapat terus berkembang,” kata Panca ditemui di BBI Ogan Ilir, Kamis (22/2/2024).

Dengan terus berkembang, Panca ingin pakan ikan ini dapat membantu kelompok-kelompok pembudidaya ikan di Ogan Ilir.

“Pemkab Ogan Ilir bersama instansi terkait akan mendukung dan membantu dalam pengembangan pabrik pakan ikan ini,” jelasnya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Ogan Ilir, Bustanul Arifin mengatakan, pembangunan pabrik pakan ikan didasari kebutuhan para pembubidaya ikan.

Di mana saat ini harga pakan cukup mahal sehingga berdampak pada produksi ikan air tawar di Ogan Ilir.

“Sehingga Pemkab Ogan Ilir melalui Bapak Bupati berpikir bagaimana membuat terobosan membuat pabrik pakan ikan yang menghasilkan produk dengan harga lebih ekonomis namun tetap berkualitas,” kata Bustanul.

Ditambahkan Bustanul, Pemkab Ogan Ilir telah melakukan studi tiru ke beberapa BBI yang ada di Pulau Jawa.

Pembangunan pabrik pakan ikan ini menggunakan dana APBD sebesar Rp 3,5 miliar dan akan jadi pabrik pakan pertama di Sumatera Selatan yang dibangun menggunakan APBD.

“Pabrik pakan ikan di Ogan Ilir adalah yang pertama di Sumatera Selatan dalam hal pembangunan menggunakan APBD murni. Sebenarnya ada juga OKU Timur, tapi itu bantuan pusat,” terang Bustanul.

Pabrik pakan ikan di BBI Ogan Ilir ditargetkan dapat memproduksi 500 hingga 750 kilogram pakan per jam.

“Secara hitung-hitungan, produksi pakan ikan tersebut memang belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan di Ogan Ilir. Namun akan terus meningkat ke depannya,” ucap Bustanul.

Pos terkait