Bulog Lubuklinggau Salurkan Bansos Beras 10 Kg Untuk 20.446 KPM, Dibagi Dua Tahap

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU – Badan urusan logistik (Bulog) Kota Lubuklinggau mulai menyalurkan bantuan sosial beras (bansos) 10 kilogram untuk 20.446 keluarga penerima manfaat (KPM).

Pimpinan Kacapem Perum Bulog Kota Lubuklinggau, Aprila Wiguna menyampaikan penyaluran bantuan beras cadangan pangan pemerintah (CPP) ini akan dilakukan dalam dua tahapan.

Teknik penyaluran bantuan beras bekerjasama dengan kantor pos Indonesia yang dibagi dalam dua tahapan.

“Tahap pertama di Januari-Maret dan tahap dua bulan Mei-juni. Penerima manfaat diberikan beras 10 Kg. Bantuan ini dalam upaya pengurangan dari aspek membeli pangan pokok yakni beras,” ungkapnya pada wartawan, Rabu (24/1/2024)

Aprilia menyebutkan jumlah KPM yang akan mendapat bantuan, alami kenaikan 4 persen dari 19843 KPM menjadi 20.446 KPM.

“Kami ucapkan terima kasih telah mendukung program bantuan pangan di 2023 dan 2024. Untuk distribusi akan langsung disalurkan ke Masyarakat penerima manfaat,” ujarnya.

Aprilia pun menambahkan akan menyalurkan distribusi tahap ke dua menjelang Ramadan nanti.

Sementara, Pj Wali Kota Lubuklinggau Trisko Defriansya menyampaikan, terkait adanya penambahan jumlah KPM di Kota Lubuklinggau, PJ Wali Kota Lubuklinggau menegaskan, data kemiskinan di kota Lubuklinggau sebetulnya alami tren penurunan.

“kalau kita menyangkut bantuan kita terus upayakan. Namun data seharusnya harus selaras data penerima bantuan dengan data kemiskinan serta penerima bantuan,” sebutnya.

Trisko pun meminta masyarakat Kota Lubuklinggau untuk menghemat Pangan. Seperti informasi dan kalkulasi yang dilakukan seorang penggiat medsos di media sosial.

“Jika ada satu butir nasi yang tersisa, dikali jumlah penduduk se Indonesia ada sekitar 270 ton beras yang terbuang. Maka dari itu kita harus hemat pangan, jangan sisa siakan jasa para petani,” ungkapnya.

Pos terkait