PALEMBANG, SUMEKS.CO – Feeder LRT Musi Emas Palembang dipastikan masih gratis dan akan beroperasi kembali pada lusa Rabu, 10 Januari 2024 untuk koridor I dan II.
Dua koridor Feeder LRT Musi Emas tersebut sebelumnya sempat berhenti operasi dikarenakan keterlambatan perpanjangan kontrak sopir dan karyawan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.
Untuk dua koridor Feeder LRT Musi Emas tersebut melayani masyarakat Kota Palembang melalui rute Talang Kelapa-Talang Buruk dan koridor II Asrama Haji-Sematang Borang.
Mengenai persoalan Feeder LRT Musi Emas Palembang tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Aprizal Hasyim kepada SUMEKS.CO pada Senin 8 Januari 2024.
“Memang benar ada keterlambatan dalam perpanjangan kontrak karena memang harus menyelesaikan administrasi terlebih dahulu,” ungkapnya.
Mengenai keterlambatan perpanjangan kontrak Feeder LRT Musi Emas Palembang, Aprizal mengatakan terhambat sekitar 10 hari.
“Lambatnya paling 10 hari. Penting untuk secara teliti menyelesaikan administrasi karena melibatkan dana negara, perlu dilakukan rapat bersama terlebih dahulu,” katanya.
Meski ada keterlambatan, namun Aprizal memastikan bahwa pada tahun 2024, pelayanan Feeder LRT Musi Emas Palembang akan tetap gratis.
“Sebanyak 29 unit Feeder akan melayani di dua koridor pertama dan kedua. Harapannya adalah agar kembalinya pelayanan Feeder ini dapat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas mereka,” ungkapnya.
Mengenai diberikan fasilitas gratis untuk masyarakat tersebut, menurut Aprizal dikarenakan Pj Wali Kota Palembang H Ratu Dewa terus memberikan solusi dalam hal transportasi pelayanan yang sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
Termasuk mengatasi persoalan Feeder LRT Musi Emas Palembang bagi karyawan dan solusi untuk masyarakat.
“Insyaallah kami akan melakukan pembelian layanan atau lelang e-Katalog dengan pihak ketiga atau pengelola. Dengan demikian, paling lambat pada Rabu 10 Januari 2024 untuk dua koridor Feeder LRT akan kembali beroperasi seperti semula,” jelasnya.
Lanjut Aprizal menginformasikan bahwa untuk koridor I Asrama Haji- Talang Kelapa akan ditambah rute perjalanannya sepanjang 4 Kilometer hingga ke perumahan Revari.
Kemudian, koridor II Sematang Borang-Asrama Haji akan ditambah 3 Kilometer ke arah SLB ke Kebun Bunga hingga Auto 2000.
“Rute di kedua koridor akan diperluas berdasarkan masukan, sehingga penumpang di rute tambahan dapat dengan mudah menikmati layanan Feeder LRT Musi Emas,” tuturnya.
Kendati itu, Aprizal meminta maaf kepada masyarakat Palembang atas keterlambatan pelayanan Feeder.
“Dalam memberikan pelayanan masyarakat melalui program Feeder ini, kami memanfaatkan dana sebesar Rp 12,3 miliar dari APBD Palembang. Oleh karena itu, kami perlu melakukan evaluasi dan review dengan hati-hati untuk memastikan pelaksanaan pada tahun 2024 ini tetap sesuai aturan,” tambahnya.
Oleh karena itu, Aprizal memohon kesabaran kepada sopir dan masyarakat yang menikmati layanan Feeder LRT. Karena Pemkot Palembang sedang bekerja keras menyelesaikan proses administrasi.
“Semoga sopir Feeder LRT dan masyarakat dapat bersabar, karena pemerintah sedang menyelesaikan proses administrasi,” tukasnya.
