Populasi Sepeda Motor di Indonesia Tembus 126 Juta Unit

JAKARTA, KOMPAS.com – Sepeda motor masih bertahan jadi alat transportasi terpopuler di Indonesia. Paling Murah ketimbang moda transportasi lain, serta bisa diandalkan menembus segala medan jalan, jadi alasan kendaraan roda dua ini banyak penggemarnya.

Bahkan, jumlah sepeda motor pada tiap wilayah di Tanah Air bertambah setiap harinya seiring dengan berbagai merek motor bermunculan di pasar otomotif nasional.

Menurut data Korlantas Polri, sampai dengan 30 November 2022, jumlah sepeda motor yang terdata mencapai 126 juta unit atau tepatnya 126.045.035 unit.

Namun, pada data tersebut tidak disebutkan apakah semua motor itu laik jalan atau tidak. Dari jumlah tersebut, empat wilayah di Indonesia memiliki populasi kepemilikan motor terbanyak. Pertama ialah Jawa tengah, kedua Jawa Timur, ketiga Jakarta, dan keempat Jawa Varat.

Populasi motor di Jawa Tengah paling tinggi mencapai 17.618.237 unit. Artinya Jawa Tengah menyumbang 13,9 persen untuk jumlah sepeda motor secara nasional.

Kemudian urutan kedua ada Jawa Timur yang menyumbang 17.370.692. Artinya wilayah tesrebut menyumbang 13 persen untuk jumlah sepeda motor secara nasional.

Pemudik motor terjebak macet di jalur alternatif Karawang-Cikampek, Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (27/7/2014). Arus mudik ke kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur diperkirakan akan masih padat hingga H-1 Lebaran.

Jumlah sepeda motor di Jakarta tercatat 17.142.014 unit. Adapun Jawa Barat sebagai wilayah sepada motor terbanyak keempat memiliki jumlah 15.736.872 unit sepeda motor.

Banyaknya jumlah motor perlu mendapat perharian serius, karena menurut data pengendara motor juga menyumbang angka kecelakaan paling banyak.

Sementara itu, berdasarkan data kendaraan per pulau yang diterbitkan oleh laman korlantas.polri.go.id, Rabu (30/11/2022), total kepemilikan kendaraan bermotor di Indonesia 151.981.137 unit.

Angka ini mencakup hasil dari akumulasi dari seluruh jenis kendaraan bermotor dari tiap pulau di Indonesia, yaitu mobil pribadi, bus, mobil barang, sepeda motor, hingga kendaraan khusus.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *