Tunggakan Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Sumsel Rp 132 Miliar, Ini Sanksi Akan Diterima Peserta

0
192

Tunggakan Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Sumsel Rp 132 Miliar, Ini Sanksi Akan Diterima Peserta

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Tunggakan iuran peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Sumatera Selatan setiap tahunya meningkat.

Tercatat hingga September 2018 tunggakan peserta senilai Rp 132 miliar.

“Total peserta di Sumsel ada 4,2 juta peserta. Khusus peserta mandiri tercatat tunggakannya ada Rp 132 Miliar,” ujar Kepala Pemasaran BPJS Kesehatan KCU Palembang, Candra Budiman, Minggu (18/11/2018).

Candra tak ingat jumlah tunggakan tahun lalu.

Namun menurutnya, jumlah tunggakan setiap tahunnya selalu meningkat.

Peningkatan tunggakan ini pun menurutnya belum bisa dipastikan karena sebab apa.

Namun untuk mengatasi tunggakan yang tinggi ini BPJS Kesehatan bekerja dengan Kejaksaan untuk penindakan.

Pihaknya melakukan jemput bola keliling ke kecamatan mensosialisasikan tentang hukum dan juga mendata melalui Kades ataupun lurah yang warganya menunggak.
Menurutnya, pihaknya akan melihat kemampuan materil di peserta.
Apabila peserta tersebut secara ekonomi tidak mampu, nantinya kepesertaan akan dialihkan ke kelompok Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Iurannya nantinya dibayarkan oleh pemerintah daerah sebagai peserta program jaminan kesehatan.

Namun, jika sengaja sesuai dengan ketentuan undang-undang ada sanksi yang diterapkan.

Jika tidak membayar iuran, kepesertaan akan dibekukan dan berkaitan dengan pelayanan publik.

“Mengingat kepesertaan BPJS Kesehatan ke depan akan menjadi salah satu syarat diantaranya pembuatan STNK, izin usaha, IMB dan lain-lain,” katanya.

Chandra pun menambahkan, saat ini peserta BPJS Kesehatan Sumsel baru sekitar 50 persen atau 4,2 juta jiwa dari total jumlah penduduk 8,1 juta.

Sementara kepesertaan Palembang sudah 83 persen atau 1.299.709 jiwa.

“2019 Provinsi Sumsel akan mengintegrasikan peserta Jamkesda ke BPJS, kita berharap cakupannya tahun depan bisa 90 persen.”

“Integrasi Palembang sudah berjalan, tahun depan ditambah lagi integrasi 50 ribu jiwa,” katanya.

Sementara itu untuk pembayaran ke rumah sakit hingga September lalu, tagihan yang sudah dibayarkan untuk cakupan Sumsel mencapai Rp 1,5 triliun.

Pembayaran tersebut tidak sebanding dengan pemasukan
dari sisi iuran yang hanya mencapai Rp 663 Miliar.

“Kami berharap peserta patuh untuk pembayaran iuran tepat waktu, terutama saat ini bayar iuran sudah bisa dilakukan di perbankan melalui ATM BNI, BRI, Mandiri, Indomart juga Alfamart ataupun Kantor Pos,” jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Tunggakan Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Sumsel Rp 132 Miliar, Ini Sanksi Akan Diterima Peserta, http://sumsel.tribunnews.com/2018/11/18/tunggakan-peserta-mandiri-bpjs-kesehatan-sumsel-rp-132-miliar-ini-sanksi-akan-diterima-peserta?page=2.
Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana