PSBB Prabumulih Diterapkan Setelah Lebaran

0
48

PALEMBANG – Setelah Walikota (Wako) Prabumulih, Ir H Ridho Yahya M mengikuti rapat terbatas (ratas) bersama Gubernur Sumsel dan unsur forkompimda sumsel serta Wako Palembang, Rabu (13/5/2020).

Ratas membahas tentang kesiapan daerah dalam penerapan PSBB, yang mana telah diketahui bahwa dua daerah di Sumsel yaitu Prabumulih dan Palembang telah mendapat persetujuan Menteri Kesehatan (Menkes) RI tertuang dalam Kepmenkes RI no. HK.01.07/MENKES/306/2020 tentang PSSB dalam rangka percepatan penanganan corona virus disease 2019 (covid 19).

Dalam ratas tersebut diketahui bahwa Prabumulih dan Palembang secara garis besar telah melakukan apa tertuang dalam PSBB dimaksud, hanya saja dengan PSBB tingkat disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan lebih di tekankan, dan akan ada sanksi bagi yang melanggar.

Selain itu juga dibahas terkait dampak ekonomi, keamanan dan sebagainya. Sehingga di putuskan bersama bahwa sejak hari ini sampai 7 hari ke depan adalah penyiapan payung hukum turunan atas Surat Keputusan (SK) Menkes berupa Pergub dan Perwako, nantinya akan menjadi acuan bagi daerah dlm pelaksanaan PSBB, selanjutnya akan diadakan sosialisasi/uji coba selama 5 hari, sehingga waktu penerapannya di perkirakan H+2 idul fitri 1441 H selama 14 Hari masa inkubasi.

Untuk selanjutnya di evaluasi kembali jika masih dibutuhkan maka PSBB akan di perpanjang, pun sebaliknya jika di rasa cukup maka cukup sampai 14 hari saja.

Wako, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, peran masyarakat sangat penting dlm penerapan PSBB ini. “ Dari disiplinlah, kita bisa memutus rantai penyebaran covid 19 ini,”pesannya, kemarin.

Lanjutnya, untuk itu mengajak bersatu bersama-bahu membahu laksanakan PSBB ini dengan baik. “Tanpa dukungan seluruh pihak, PSBB tidak bisa dilaksanakan secara maksimal,” pungkasnya. (03/rel)