Polres Banyuasin Cegat Bus di Jalintim, Bekuk Penumpang Bawa Ganja 13,5 kg Suplai ke Prabumulih

0
170

Polres Banyuasin Cegat Bus di Jalintim, Bekuk Penumpang Bawa Ganja 13,5 kg Suplai ke Prabumulih

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN-Tersangka A (27 tahun), pemilik paket ganja seberat 13, 5 Kg hendak melarikan diri dari sergapan polisi.

Ia berusaha kabur dari bus yang ditumpanginya saat mengetahui operasi satres Narkoba Polres Banyuasin di Jalan lintas Timur Palembang-Betung Kilometer 42 Kelurahan Mulya Agung Kecamatan Banyuasin III, Rabu (28/11/2018).

Polisi menghentikan sebuah bus yang ditumpangi A.

Saat melakukan penggeledahan pada penumpang, A seorang warga Medan, coba melarikan diri melalui pintu belakang.

Hal itu dibenarkan Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem,S.Ik dalam jumpa press release yang dilaksanakan di Mapolres Banyuasin, Kamis (29/11/2018).

“Saat petugas hendak melakukan pemeriksaan pada pakaian barang semua penumpang angkutan bus, tersanga A, mencoba melarikan diri lewat pintu belakang,”ujar Kapolres.

Petugas bergerak cepat meringkus A yang beralamat di Jalan Pukat Banting IV Gang Silahturahmi No 1 Medan Provinsi Sumatera Utara.

Dari penggeledahan didapati 2 buah tas ransel yang berisikan narkotika paket ganja dalam jumlah besar seberat 13.5 Kg yang di suplai dari Aceh.

“Barang (narkotika jenis ganja) ini dari aceh dibawa melewati Medan dengan menggunakan angkutan umum bis dengan tujuan Prabumulih,”ujar Kapolres.

Atas perbuatannya, tersangka terjerat pasal primer ayat 114 (2) subsider pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara maksimal seumur hidup atai hukuman mati, sebab tersangka dapat membahayakan 43 ribu jiwa masyarakat. (SP/ Alan)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Polres Banyuasin Cegat Bus di Jalintim, Bekuk Penumpang Bawa Ganja 13,5 kg Suplai ke Prabumulih, http://sumsel.tribunnews.com/2018/11/29/polres-banyuasin-cegat-bus-di-jalintim-bekuk-penumpang-bawa-ganja-135-kg-suplai-ke-prabumulih.

Editor: Wawan Perdana